Gubernur Jakarta Memperpanjang PJJ hingga 1 Februari, Lah….kan Minggu, Pak
📅 Jumat, 30 Jan 2026, 02:35 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo mungkin lelah mengurus banjir yang terus meluas, hingga tak konsen menyatakan, pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang hingga 1 Februari. Ini dinyatakan Kamis (29/1). Padahal tanggal 1 Februari adalah Hari Minnggu (bahkan 31 hari Sabtu) jadi tak ada sekolah.
Landasan keputusan Gubernur adalah prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG menyatakan akan terjadi curah hujan tinggi sampai dengan tanggal 1 Februari. “Maka dengan demikian, saya memutuskan untuk PJJ sampai dengan 1 Februari,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Kamis. Hal yang sama berlaku untuk pekerja agar bekerja dari rumah (WFH).
Selain memperpanjang imbauan PJJ dan WFH, dia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga masih terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC). Meskipun pada Kamis pagi hujan turun cukup lebat, dia sudah meminta agar OMC dilakukan. “Dan mohon maaf, hari ini, dari tadi pagi jam 05.00 WIB sebenarnya sudah kita lakukan. Kalau nggak (OMC), ini pasti curah hujannya lebih tinggi dari yang sekarang,” kata Pramono.
Sebelumnya, Pramono telah memberikan persetujuan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI Jakarta untuk mengeluarkan surat edaran terkait work from home (WFH). Tak hanya itu, dia juga sudah mengizinkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar mengeluarkan surat edaran terkait PJJ atau school from home. Pramono mengatakan, kebijakan tersebut akan berlaku hingga 28 Januari 2026. Namun apabila diperlukan, kebijakan tersebut akan diperpanjang.
Dia pun menegaskan kebijakan tersebut juga berlaku bagi perusahaan maupun sekolah swasta yang ada di Jakarta. Selain memperpanjang kebijakan PJJ dan WFH, dia juga memutuskan untuk kembali memperpanjang OMC hingga 1 Februari 2026. Sebelumnya, Pramono memutuskan untuk melakukan OMC hingga 27 Januari 2026 karena menurut prakiraan cuaca dari BMKG, Jakarta masih akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi hingga awal Februari 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Daan Mogot Lumpuh
Sejumlah daerah kemarin lumpuh akibat banjir. Salah satunya adalah Jl Daan Mogot, Jakarta Barat (Jakbar), banjir menyebabkan arus lalu lintas lumpuh kemarin. Hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat sejak Rabu (28/1) malam hingga Kamis dini hari menyebabkan Kali Mookervart meluap.
Tak ayal, banjir pun menggenang di kedua jalur, baik dari arah Cengkareng menuju Grogol dekat Samsat Jakarta Barat, maupun sebaliknya, dari arah Grogol menuju Cengkareng. Genangan setinggi 30 sentimeter (cm) merendam area dekat Halte Jembatan Gantung, sementara di sekitar Halte Transjakarta Taman Kota, ketinggian air mencapai 15 cm.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akibat genangan tersebut, kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus menghindari sisi jalan terdalam. Namun karena ramainya volume kendaraan, terjadi penumpukan di lajur yang lebih rendah. Terutama di depan Apartemen Victoria, pemotor beramai-ramai melawan arus dengan mengambil jalur busway arah Grogol. Di jalur sebelahnya, antrean kendaraan telah memanjang sekitar 5,5 kilometer dari Halte Pulo Nangka hingga area dekat Gedung Mayora, Kalideres.
Kemacetan parah juga terjadi di perempatan lampu merah Cengkareng sehingga banyak pemotor memilih untuk berputar balik hingga melawan arah dan mencari jalur alternatif. Kondisi tersebut mengakibatkan lalu lintas lumpuh dan kendaraan tidak dapat bergerak sama sekali.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!