Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Google Ditegur Pemerintah Jepang, Diduga terkait Praktik Monopoli di Android

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 13:55 WIB | Oleh:
Google Ditegur Pemerintah Jepang, Diduga terkait Praktik Monopoli di Android Doc: Mashable

Google kembali menjadi sorotan internasional, kali ini di Jepang, setelah Komisi Perdagangan Adil Jepang (JFTC) mengeluarkan perintah penghentian terhadap perusahaan tersebut atas dugaan pelanggaran undang-undang antimonopoli.

Dalam perintah yang ditandatangani Selasa lalu, JFTC menuduh Google menekan produsen ponsel pintar Jepang untuk memasang aplikasi seperti Chrome dan Play Store secara default di perangkat Android. Praktik ini, menurut investigator JFTC, menyulitkan mesin pencari pesaing untuk mendapatkan ruang di perangkat-perangkat tersebut.

Yang membuat kasus ini signifikan: ini adalah tindakan antimonopoli pertama Jepang terhadap raksasa teknologi AS. Meskipun langkah ini terjadi bersamaan dengan pembicaraan perdagangan Jepang-AS terkait tarif, JFTC menyatakan bahwa penyelidikan terhadap praktik Google sudah dimulai sejak Oktober 2023.

Dalam penyelidikannya, JFTC menemukan bahwa Google menawarkan bagi hasil iklan tambahan kepada produsen yang mengikuti kebijakan preinstalasi aplikasinya. Perusahaan seperti itu mencakup sekitar 80% pangsa produksi ponsel pintar di Jepang—memberikan Google dominasi yang hampir tak tertandingi dalam distribusi aplikasi.

Dengan perintah ini, Google diinstruksikan untuk menghentikan praktik tersebut atau menghadapi hukuman finansial, yang belum dirinci tetapi dipastikan akan berdampak besar.

Kasus di Jepang ini menambah tekanan global terhadap Google, yang saat ini juga menghadapi investigasi antimonopoli di Amerika Serikat dan Uni Eropa, terutama terkait dominasi di pasar iklan dan ekosistem Android.

Langkah Jepang ini bisa menjadi preseden penting bagi negara-negara lain di Asia yang ingin meninjau ulang dominasi perusahaan teknologi global di pasar lokal mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

51 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.