Trump: Musuh Merasa Gentar, Amerika Kembali Dihormati Dunia
📅 Kamis, 26 Feb 2026, 01:05 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Kenny HOLSTON/AFP
WASHINGTON - Presiden Donald Trump dalam pidato kenegaraan di hadapan Kongres AS pada Selasa (24/2) mengatakan musuh-musuh merasa gentar dan Amerika Serikat (AS) kembali dihormati di dunia.
“Ekonomi kita tidak pernah meraung seperti sekarang, dan musuh-musuh kita ketakutan. Militer dan polisi kita sangat siap, dan Amerika dihormati lagi, mungkin tidak seperti sebelumnya,” kata Trump dalam pidato kenegaraannya.
Trump juga menyatakan AS akan terus mencatat kemajuan dan menyebut periode saat ini sebagai “era keemasan Amerika”.
Kurang dari lima bulan lagi, AS sebut Trump akan memperingati 250 tahun kemerdekaan pada 4 Juli, yang disebutnya sebagai tonggak bersejarah bagi kebebasan dan kemajuan negara.
“Anda belum melihat apa-apa. Kita akan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Ini adalah era keemasan Amerika,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat berpidato Trump disambut tepuk tangan meriah berulang kali dari anggota Partai Republik sementara anggota Partai Demokrat tetap duduk sebagai bentuk protes dan terkadang dicemooh.
Saat pasukan angkatan laut dan udara AS berkumpul di Timur Tengah, Trump mengklaim Iran sedang mencari rudal yang mampu menyerang wilayah AS tetapi mengatakan “preferensinya” adalah solusi diplomatik.
Trump memulai pidato kenegaraan yang memecahkan rekor selama satu jam 47 menit dengan menggambarkan gambaran yang optimis, menyatakan Amerika “lebih besar, lebih baik, lebih kaya, dan lebih kuat dari sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Malam ini, setelah hanya satu tahun, saya dapat mengatakan dengan bermartabat dan bangga bahwa kita telah mencapai transformasi yang belum pernah dilihat siapa pun sebelumnya, dan sebuah perubahan besar yang akan dikenang sepanjang masa,” kata Trump.
Presiden berusia 79 tahun itu berharap pidato utama yang disiarkan di semua jaringan utama akan membantunya menyampaikan pesan tersebut kepada para pemilih setelah tahun pertama kembali berkuasa yang sangat memecah belah.
Ambisi Nuklir yang Jahat
Beralih ke masalah keamanan, Trump mengklaim bahwa Iran sedang mencari rudal yang dapat mencapai AS. Ia mengulangi penegasannya bahwa negara itu tidak akan pernah diizinkan untuk membangun senjata nuklir, mengatakan bahwa para pemimpin Teheran “saat ini sekali lagi mengejar ambisi nuklir mereka yang jahat”.
Iran telah berulang kali membantah bahwa mereka sedang berupaya mendapatkan senjata nuklir. Trump membuka pintu untuk resolusi damai, mencatat bahwa negosiasi terus berlanjut dan mengatakan "preferensi saya adalah untuk menyelesaikan masalah ini melalui diplomasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!