Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

GKI Bajem Diresmikan Wali Kota Depok

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
GKI Bajem Diresmikan Wali Kota Depok Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Wali Kota Depok Mohammad Idris.

DEPOK - Dengan keberadaan gereja dapat meningkatkan suasana kondusif dan kedamaian. Tentunya dengan cara pemahaman perilaku yang tepat kepada masyarakat dan jemaatnya. Harapan ini disampaikan Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat meresmikan Gedung Gereja Kristen Indonesia (GKI) Bakal Jemaat (Bajem) di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu.

Dia berharap keberadaan gereja benar-benar dapat meningkatkan kedamaian di wilayahnya. Saat meresmikan gereja GKI ini, Mohammad Idris disambut tarian dari berbagai suku di Indonesia. Tari-tari yang disuguhkan, di antaranya, berasal dari etnis Batak, Toraja, Jawa, dan Tionghoa. Tari-tarian tersebut mengiringi kedatangan tamu undangan.

"Harapannya, kita ingin dengan adanya gereja ini bisa meningkatkan suasana kondusif dan kedamaian," katanya, mengulangi. Hal itu, terlebih, keberadaan gereja GKI bersebelahan dengan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Untuk itu, perlu adanya koordinasi di antara dua gereja yang berdampingan tersebut.

"Jika ada berbedaan cara dan adat istiadat serta persepsi dalam beribadah, jangan sampai menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya. Menurut Idris, secara eksternal juga menginginkan adanya kontribusi gereja dalam membantu program pemerintah.

Salah satunya, program ketahanan keluarga dalam memberikan pemahaman parenting dan mencegah kasus perceraian. "Para tokoh agama dapat mengingatkan kepada orang tua dan anak-anak terkait pola pengasuhan serta parenting," ujarnya.

Selain itu, tambah Idris, peran tokoh agama juga dibutuhkan terkait dengan masalah toleransi. Para tokoh diharapkan menekankan kepada jemaat jemaatagar tidak terjadi kekeliruan dalam memahami toleransi.

"Peran tokoh agama di Depok sini sangat penting. Jangan sampai ada kasus tertentu dan digeneralisasi menjadi kesimpulan yang salah dalam pemahaman soal intoleran," tandas Idris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.