Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

GE HealthCare Jadikan Mandaya Royal Hospital Antasari sebagai Situs Referensi Andalan di Asia Tenggara

📅 Kamis, 12 Jun 2025, 19:15 WIB | Oleh:
GE HealthCare Jadikan Mandaya Royal Hospital Antasari sebagai Situs Referensi Andalan di Asia Tenggara Doc: GE HealthCare Indonesia
Ket. Seremoni kerja sama antara GE HealthCare Indonesia dengan Mandaya Hospital Group.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mendorong transformasi sistem kesehatan nasional yang mencakup enam pilar utama. Salah satu pilarnya adalah transformasi teknologi kesehatan yang bertujuan untuk mempercepat adopsi teknologi medis terkini guna meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses terhadap diagnostik modern, serta mendorong efisiensi dan ketepatan dalam pengambilan keputusan klinis.

Sebagai langkah nyata dari transformasi tersebut, Kementerian Kesehatan mulai menginisiasi Program Quick Win atau Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) 2025 yang berfokus pada upaya nyata dan cepat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk melalui integrasi teknologi dan kemitraan strategis. Inisiatif ini menjadi indikasi kuat bahwa transformasi kesehatan Indonesia membutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong perubahan yang berdampak luas.

Mendukung agenda tersebut, GE HealthCare Indonesia menjalin kemitraan strategis terbaru dengan Mandaya Hospital Group. Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan Mandaya Royal Hospital Antasari menjadi salah satu situs referensi andalan (flagship reference site) GE HealthCare terbesar di Asia Tenggara, dan memperkuat peran GE HealthCare sebagai pemimpin regional dalam teknologi pencitraan diagnostik dan kedokteran nuklir.

President Director GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo menjelaskan bahwa transformasi sistem kesehatan Indonesia mengharuskan adanya kolaborasi erat antara sektor publik dan swasta. Tujuannya untuk mempercepat adopsi teknologi, memperluas akses, dan meningkatkan kualitas layanan.

“Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan kolaborasi sebelumnya. Mandaya Royal Hospital Puri saat ini telah menjadi show site GE HealthCare untuk pelayanan kedokteran nuklir, bahkan menjadi tujuan kunjungan profesional medis dari Malaysia dan Vietnam,” ujar dia melalui siaran pers pada hari Kamis (12/6).

“Riwayat keberhasilan kerjasama dengan Mandaya Royal Hospital Puri sebagai pusat layanan onkologi dan kedokteran nuklir membuat GEHC semakin yakin untuk menggandeng Mandaya Royal Hospital Antasari yang saat ini sedang dalam proses pembangunan, sebagai calon pusat unggulan GEHC di kawasan Asia Tenggara,” tambah Kriswanto.

Menyambut kerjasama ini, President Director Mandaya Hospital Group, dr. Ben Widaja, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan GE HealthCare merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi Mandaya untuk menjadi rumah sakit kelas dunia yang mengedepankan layanan berbasis presisi.

“Kami memilih GE HealthCare karena kapabilitas global mereka dalam teknologi pencitraan dan kedokteran nuklir yang terbukti mampu meningkatkan akurasi diagnostik dan mempercepat pengambilan keputusan klinis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ben menyampaikan bawah investasi ini bukan semata tentang teknologi, namun juga tentang membangun masa depan layanan kesehatan dimulai dari penguatan SDM hingga pembentukan ekosistem pembelajaran regional. Melalui kemitraan ini, Mandaya Royal Hospital Antasari akan dikembangkan sebagai pusat pelatihan dan kolaborasi regional yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga kawasan Asia Tenggara.

“Kami percaya bahwa perawatan yang tepat berawal dari diagnosis yang akurat dan pendekatan yang dibuat secara personal bagi setiap pasien,” paparnya.

Menyusul pendahulunya, Mandaya Royal Hospital Puri, yang telah menghadirkan berbagai teknologi medis terkini seperti Digital PET Scan untuk pusat layanan kanker terpadu, Mandaya Royal Hospital Antasari juga akan menampilkan teknologi pencitraan diagnostik terkini serta layanan onkologi berbasis presisi, dan berperan sebagai pusat pembelajaran regional melalui pengembangan immersion training site di bidang kedokteran nuklir. Kehadiran fasilitas ini mempertegas komitmen GE HealthCare untuk mendukung keunggulan klinis sekaligus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di Indonesia dan Asia Tenggara.

President & CEO GE HealthCare International Elie Chaillot, menyatakan, kemitraan strategis dengan Mandaya Hospital Group mencerminkan misi global kami untuk menghadirkan precision care serta meningkatkan standar layanan kesehatan secara menyeluruh.

“Indonesia adalah pasar penting bagi GE HealthCare, dan kami bangga melihat teknologi kami turut memperluas akses terhadap diagnostik dan terapi berkualitas tinggi,” tambahnya Chaillot.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.