Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film Avatar: Fire and Ash Meledak di Box Office Global, Debut Fantastis Meski Kritik Terbelah

📅 Minggu, 21 Des 2025, 18:40 WIB | Oleh:
Film Avatar: Fire and Ash Meledak di Box Office Global, Debut Fantastis Meski Kritik Terbelah Doc: IMDb

JAKARTA - Film Avatar: Fire and Ash resmi tayang di bioskop global sejak 19 Desember 2025 dan langsung mencuri perhatian publik dunia. Dalam hitungan hari, film besutan James Cameron ini sukses mencatatkan pendapatan awal sekitar 137 juta dolar AS secara global, bahkan sebelum akhir pekan penuh berakhir.

Capaian tersebut menempatkan Avatar: Fire and Ash sebagai salah satu pembukaan box office terbesar sepanjang 2025. Proyeksi industri hiburan memperkirakan film ini berpotensi mengantongi pendapatan global antara 340 hingga 365 juta dolar AS hanya dari fase debut penayangannya.

Di kawasan Asia, performa film ini juga tergolong impresif, khususnya di India yang dikenal sebagai pasar film raksasa. Dalam dua hari penayangan, Avatar: Fire and Ash berhasil menembus angka 50 crore rupee atau setara lebih dari Rp90 miliar, dengan pendapatan hari pertama mencapai sekitar 20 crore rupee.

Kesuksesan ini memperpanjang dominasi waralaba Avatar sebagai salah satu franchise film paling menguntungkan sepanjang sejarah perfilman dunia. Berdasarkan catatan Guinness World Records, seri Avatar memegang berbagai rekor, termasuk status film PG-13 terlaris sepanjang masa dan rata-rata pendapatan per film yang sangat tinggi.

Meski secara komersial tampil menggila, penerimaan kritikus terhadap Fire and Ash terbilang lebih moderat dibanding dua pendahulunya. Film ketiga ini mencatatkan skor sekitar 70 persen di Rotten Tomatoes, menjadi nilai terendah dalam trilogi Avatar, namun masih berada dalam kategori "Fresh".

Sejumlah kritikus menilai alur cerita film ini terasa lebih berat dan gelap dibandingkan film sebelumnya. Narasi yang kompleks serta eksplorasi konflik baru membuat sebagian penonton merasa film ini membutuhkan fokus ekstra untuk diikuti.

Berbeda dengan kritikus, respons penonton justru cenderung lebih positif dan penuh antusiasme. Skor penonton di Rotten Tomatoes dilaporkan menembus angka 90 persen, menunjukkan bahwa mayoritas audiens menikmati pengalaman sinematik yang ditawarkan film ini.

Salah satu daya tarik utama Avatar: Fire and Ash adalah pengenalan suku baru di Pandora yang dikenal sebagai Ash People. Suku ini digambarkan lebih agresif, gelap, dan kompleks, sekaligus memperluas dunia Pandora ke arah yang lebih emosional dan politis.

James Cameron disebut ingin membawa semesta Avatar ke level yang lebih dewasa dan reflektif melalui film ini. Pendekatan tersebut terlihat dari konflik yang tidak lagi hitam-putih, melainkan sarat dilema moral dan ketegangan antar kelompok.

Kesuksesan Fire and Ash juga mempertegas ambisi jangka panjang Cameron terhadap franchise ini. Studio telah mengonfirmasi bahwa film keempat dan kelima Avatar masing-masing dijadwalkan tayang pada 2029 dan 2031, memastikan perjalanan Pandora masih akan berlangsung lama.

Dengan kombinasi pendapatan besar, basis penggemar loyal, dan rencana lanjutan yang matang, Avatar: Fire and Ash menegaskan bahwa waralaba ini masih menjadi kekuatan besar di industri film global. Meski kritik datang dari berbagai arah, satu hal sulit dibantah, dunia Pandora masih punya magnet kuat bagi penonton bioskop di seluruh dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.