Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film 'Agak Laen: Menyala Pantiku' Diburu Penggemar Malaysia

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 06:00 WIB | Oleh:
Film 'Agak Laen: Menyala Pantiku' Diburu Penggemar Malaysia Doc: Genz.id

JAKARTA - Film "Agak Laen: Menyala Pantiku!" siap tayang di Malaysia setelah melihat tingginya antusiasme dari para penggemar grup komedi Agak Laen yang tinggal di Negeri Jiran. Keputusan ini diambil karena pengalaman positif dari film pertama yang juga mendapatkan sambutan besar di sana.

Produser Dipa Andika menjelaskan bahwa para penggemar Agak Laen, yang akrab disebut Pasukan Bermarga, tidak hanya tersebar di Indonesia. Mereka juga ada di berbagai negara lain, termasuk Malaysia hingga Afrika. Keberhasilan penayangan film pertama menjadi dasar kepercayaan bahwa sekuel ini berpotensi mendapatkan sambutan yang sama baiknya. Ia mengatakan bahwa performa “Agak Laen” sebelumnya di Malaysia cukup memuaskan sebagai debut film produksi Imajinari di negara tersebut.

Distributor Malaysia bahkan secara khusus meminta agar film kedua tidak tayang terlalu lama setelah rilis di Indonesia. Menurut mereka, minat penonton Malaysia untuk menantikan proyek terbaru Agak Laen terlihat tinggi berdasarkan data percakapan dan respons di media sosial. Karena itu, film ini didorong untuk segera hadir di layar bioskop Malaysia tanpa menunggu terlalu lama setelah jadwal tayang di Indonesia.

Selain Malaysia, film arahan sutradara Muhadkly Acho ini juga dikonfirmasi bakal rilis di beberapa negara lain. Namun, pihak rumah produksi belum ingin mengungkap negara mana saja yang sudah mengantre.

"Agak Laen: Menyala Pantiku!" sendiri merupakan film kedua dari franchise Agak Laen di bawah bendera Imajinari. Berbeda dari film pertama, cerita terbaru ini tidak berbentuk sekuel maupun prekuel, melainkan kisah baru dengan latar dan premis berbeda. Empat karakter utama—Bene, Boris, Jegel, dan Oki—kembali tampil sebagai sekelompok detektif pemula yang diberi tugas terakhir untuk menyusup ke sebuah panti jompo demi memburu tersangka kasus pembunuhan anak wali kota.

Alur cerita menjanjikan kombinasi komedi khas Agak Laen dengan unsur drama investigasi yang lebih kuat. Selain menawarkan cerita baru, film ini juga tetap mempertahankan keunikan karakter empat tokoh utama yang menjadi daya tarik besar di film sebelumnya.

“Agak Laen: Menyala Pantiku!” dijadwalkan tayang secara resmi di seluruh bioskop Indonesia pada 27 November 2025, sebelum kemudian menyapa penonton Malaysia dan negara lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

45 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.