Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakapolri Sebut Ribuan Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Amankan Mudik Lebaran

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Wakapolri Sebut Ribuan Pos Operasi Ketupat 2026 Siap Amankan Mudik Lebaran Doc: Humas Polri
Ket. Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo (tengah)  

JAKARTA - Mabes Polri telah menyiapkan 2.746 pos dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Langkah ini untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

“Ribuan pos ini terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan dan 343 pos terpadu. Ribuan posko ini tersebar di berbagai jalur mudik dan titik aktivitas masyarakat,” kata Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (15/3).

Dedi berharap, ribuan posko ini mampu memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik selama periode libur Lebaran 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri telah meninjau pos terpadu Rest Area KM 57A yang dinilai memiliki fasilitas lengkap menampung kendaraan pemudik.

“Kami mengharapkan pos-pos lain yang disiapkan dalam Operasi Ketupat 2026 juga memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat pemudik. Seluruh personel diharapkan bekerja maksimal memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran tahun ini,” ucap Dedi.

Selain meninjau pos pelayanan, Wakapolri juga melakukan pemantauan arus mudik melalui udara dari wilayah Jakarta hingga Rest Area KM 57A Karawang. Langkah ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lalu lintas di jalur utama mudik, khususnya ruas tol menuju wilayah Jawa Barat.

“Fasilitas Command Center milik Korlantas Polri telah dipastikan siap beroperasi untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat selama arus mudik. Sistem tersebut telah terhubung dengan 18 Polda di seluruh Indonesia,” ucap Dedi.

Sementara itu Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengingatkan pemudik agar menggunakan jalur utama yang sudah dipastikan aman dari potensi bencana alam. Ia meminta para pemudik untuk menghindari perjalanan saat kondisi hujan selama arus mudik Lebaran 2026.

"Kita sosialisasikan kepada para pemudik supaya dalam memilih jalurnya, jalur yang aman. Pemerintah sudah melakukan berbagai persiapan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas bagi pemudik saat momentum Hari Raya Idul Fitri 2026,” kata Dudy.

Pemerintah pusat, lanjut Dudy, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan untuk memetakan daerah mana saja yang menjadi titik rawan bencana alam di jalur mudik.

“Pemetaan jalur rawan bencana di rute mudik menjadi sumber informasi penting agar masyarakat lebih berhati-hati saat perjalanan. Pemudik diimbau selalu waspada terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu di sepanjang jalur perjalanan,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.