Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival LIKE KLHK Akan Pamerkan Inovasi Teknologi Ramah Iklim

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 20:13 WIB | Oleh:
Festival LIKE KLHK Akan Pamerkan Inovasi Teknologi Ramah Iklim Doc: istimewa
Ket. Ketua Pelaksana Festival LIKE 2 Sigit Reliantoro.

JAKARTA - Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan dan Energi Baru Terbarukan (LIKE) 2 segera dibuka. Acara ini bakal kembali digelar pada 8-11 Agustus 2024 di Jakarta Convention Center Hall A & B Jakarta Pusat, menampilkan berbagai inovasi teknologi ramah lingkungan.

Ketua Pelaksana Festival LIKE 2 Sigit Reliantoro menjelaskan, acara yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dihelat untuk kali kedua ini. Tahun ini Festival LIKE mengambil tema '10 Tahun Kerja untuk Sustainabilitas.'

"Tak hanya merangkum akumulasi kerja-kerja kementerian, tapi acara ini juga akan memamerkan inovasi teknologi ramah iklim," ujar dia pada acara konferensi pers Festival LIKE di Kantor KLHK, di Jakarta pada hari Kamis (1/8).

Ia menjelaskan KLHK ingin berbagi mengenai apa yang dikerjakan KLHK dalam 10 tahun. Sebetulnya teknologi ramah iklim yang sudah dikuasai di Indonesia, dan itu akan menjadi bagian masa depan yang dari strategi untuk bisa (mencapai target) Net Zero di tahun 2060 atau lebih cepat.

Tahun ini Festival LIKE ke-1 lebih berfokus pada strategi FOLU net sink dan perhutanan sosial dengan menyoroti bagaimana masyarakat memperoleh akses untuk memanfaatkan hutan. Lebih lanjut dia membocorkan sejumlah inovasi teknologi ramah iklim yang bakal ditampilkan selama acara berlangsung.

"Mulai dari pengembangan PLTS, hingga penerapan strategi dekarbonasi, serta upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim oleh perusahaan. Selain itu juga inovasi sosial melalui program community development," bebernya.

Sigit menerangkan, PLN misalnya memiliki kemajuan mengenai PLTS, biomassa dancofiring. Ada juga yang mulai mengembangkan hidrogen. Lainnya adalah persiapan dalam standar pengelolaan baterai listrik, mobil listrik. Inovasi-inovasi ini menjadi hal baru yang berbeda dari (Festival) LIKE yang pertama.

Tidak hanya itu saja Festival LIKE 2 juga menghadirkan demo konversi sepeda motor dari bensin ke listrik. Ada juga uji emisi yang bekerja sama dengan Kementerian ESDM,talkshow,klinik pelatihan, penjualan bertemu pembeli, kompetisi, lokakarya, malam apresiasi, hingga hingga jalan santai (fun walk).

"Juga ada kesempatan bagi yang ingin mau mendaftar untuk dikonversi, kita datangkan teman-teman dari Kementerian ESDM yang melayani subsidi konversi sepeda motor. Bisa didaftarkan di sana. Ada juga uji emisi, yang lolos alhamdulillah. Yang tidak lolos kita dorong untuk dikonversi," terangnya.

Sigit pun mengajak anak muda, terutama generasi Z untuk ikut meramaikan Festival LIKE ke-2. Sebab ada banyak kegiatan menarik dan lomba-lomba menginspirasi, salah satunya lomba debat yang terbuka untuk tingkat SMA dan mahasiswa. Di acara ini, kaum muda juga bisa mendapatkan insight seputar peluang profesi di masa depan.

"Saya menganjurkan Gen Z untuk datang marena menginspirasi profesi ke depan itu seperti apa. Dan kita harus membangun ekosistem listrik, itu kan ada profesi-profesi baru. Kemudian geotermal, hidrogen. Itu kan belum terpikirkan sekarang, (tapi tidak menutup kemungkinan) akan menjadi profesi luar biasa," terangnya.

Untuk membuat acara semakin meriah, lanjut Sigit, festival ini juga mempersembahkan penampilan spesial para musisi dalam sesi I Like Concert mulai dari tanggal 8 Agustus hingga 11 Agustus. Pada hari pertama penyelenggaraannya pada 8 Agustus 2024, ada Maliq & D'essentials yang siap mengguncang panggung I Like Concert dengan lagu-lagu romantisnya.

"Tidak hanya itu bagi kalian sobat ambyar dapat menyaksikan penampilan Happy Asmara pada tanggal 9 Agustus 2024. Jangan lewatkan juga penampilan spesial dari Tulus, yang siap membawa Teman Tulus terbuai dengan single-single merdunya," ucapnya.

Panitia juga menyelenggarakan malam penganugerahan yang dipersembahkan KLHK untuk mengapresiasi capaian individu maupun kelompok yang berkontribusi terhadap isu-isu lingkungan yang akan berlangsung pada tanggal 10 Agustus 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.