Fenomena ‘Bocah Kosong’ di Media Sosial, Kenapa Jadi Tren dan Disukai Netizen?
📅 Kamis, 12 Okt 2023, 11:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: The Conversation/WKWK Project by Genflix
Yogie Pranowo, Universitas Multimedia Nusantara
Di dunia hiburan, kita sering kali menyaksikan banyak figur publik yang cepat naik daun, tetapi kariernya berumur pendek. Banyak faktor yang dapat memengaruhi hal ini. Salah satunya adalah lemahnya kemampuan mereka dalam mengelola engagement dengan penggemarnya. Padahal, bagi publik figur, penting untuk memiliki strategi jitu guna mempertahankan ketenaran dan menjaga daya tariknya.
Saat ini, ada fenomena baru terkait daya tarik figur publik, yaitu naik-daunnya figur yang dikenal dengan julukan "bocah kosong". Julukan ini merujuk pada mereka dengan ciri lugu, polos, jujur, sesekali menjengkelkan, dan dinarasikan eksis hanya bermodalkan daya tarik fisik semata. Mereka menampilkan citra minim talenta dan pengetahuan, meski kita tak tahu betul kelebihan mereka yang mungkin saja tak terlihat publik.
Ditambah lagi, beberapa dari mereka tidak menunjukkan-bukan berarti tidak memiliki-bakat yang umumnya menjadi karakteristik komedian, seperti kemampuan akting, menyanyi atau berkomedi.
Julukan bocah kosong mungkin terdengar merendahkan, tetapi faktanya karakteristik semacam ini tengah disukai oleh banyak penikmat dunia hiburan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fenomena ini telah menunjukkan adanya perlawanan terhadap hegemoni dalam dunia hiburan, yang perlahan mengubah pandangan, nilai-nilai, dan preferensi budaya masyarakat. Lebih jauh lagi, ini berkontribusi dalam perubahan sosial dan perilaku masyarakat.
Siapa itu 'bocah kosong'?
Jika kita melihat kembali beberapa dekade terakhir, figur publik di Indonesia, khususnya perempuan, seringkali dikenal dan disorot berdasarkan penampilan fisiknya yang dianggap menarik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Contohnya adalah Ayu Ting-ting, Wika Salim, Anya Geraldine, Yolla Yuliana, dan masih banyak lagi.
Namun, kini muncul wajah-wajah baru yang menghadirkan karakter yang lebih otentik dengan ciri khas mereka yang 'kosong'. Contohnya adalah Eca Aura, Nita Vior, dan Chateez.
Eca Aura, yang sebenarnya bernama Elsa Japasal, meraih ketenaran awalnya sebagai brand ambassador Aura E-sports. Popularitasnya melonjak setelah menjadi co-host di acara Talkpod bersama Surya Insomnia dan Indra Jegel. Dalam acara itu, Eca mendapatkan banyak pujian karena spontanitasnya dalam membawakan acara yang dianggap lucu dan menggemaskan. Misalnya yang sempat viral adalah celotehannya soal mau ta'aruf tapi Kristen.
Sementara itu, Nita Vior adalah seorang Brand Ambassador dari ONIC E-sports yang memiliki karakter kosong sama seperti Eca. Ada juga Chateez yang mulai populer setelah banyak videonya viral di media sosial. Salah satunya adalah video Chateez yang dibuat menangis oleh YouTuber Ria Ricis.
Kini, kehadiran mereka bertiga selalu dinanti oleh warganet. Misalkan saja dalam saluran Youtube Target Operasi by Genflix yang menghadirkan mereka dalam satu program yang sama.
Pergeseran selera
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!