FDA Temukan Unsur Radioaktif di Udang Beku RI, AS Langsung Tarik dari Peredaran!
📅 Rabu, 20 Agu 2025, 15:30 WIB | Oleh: Andriani Nuraini
Doc: Freepik
Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengomando penarikan produk udang beku asal Indonesia, yang dijual di gerai Walmart, menyusul temuan potensi kontaminasi Cesium‑137 (Cs‑137), sebuah isotop radioaktif.Kronologi dan Temuan Laboratorium
-
Deteksi Awal: Petugas U.S. Customs and Border Protection (CBP) menemukan sinyal kontaminasi Cs‑137 di beberapa kontainer pengiriman di pelabuhan Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.
-
Hasil Uji FDA: Dari beberapa sampel yang diuji, satu sampel breaded shrimp (udang berbalut tepung) terbukti mengandung Cs‑137.
-
FDA menyatakan meskipun kadar yang ditemukan di bawah ambang batas bahaya akut, paparan jangka panjang meski dalam dosis rendah dapat meningkatkan risiko kanker.
-
Penarikan Produk: Walmart diminta untuk menarik semua produk udang Great Value dengan lot code 8005540‑1, 8005538‑1, dan 8005539‑1, terbaik dikonsumsi sebelum 15 Maret 2027.
-
Saran Konsumen: Siapa pun yang sudah membeli diminta untuk langsung membuang produk tersebut dan tidak mengonsumsinya. Retailer juga diminta tidak menjual atau menyajikan produk itu.
-
Larangan Impor: Supplier, PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) dari Indonesia, masuk ke dalam import alert FDA, sehingga semua produknya dilarang masuk ke AS hingga investigasi selesai.
Walmart mengeluarkan pernyataan memastikan prioritas utama mereka adalah keamanan konsumen. Seluruh produk terkait telah disita dari toko, dan mereka tengah bekerja sama dengan FDA serta supplier untuk menangani situasi ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan langkah tegas dari otoritas AS dan peritel besar seperti Walmart, konsumen disarankan untuk selalu memeriksa label dan lot code sebelum membeli. Fokus kini berpindah pada investigasi lebih lanjut mengenai penyebab kontaminasi Cs‑137 yang terdeteksi, serta dampaknya terhadap regulasi impor makanan beku dari Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!