Empat Orang Terluka dalam Ledakan Bom di SPBU Thailand Selatan
📅 Senin, 12 Jan 2026, 02:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/Madaree TOHLALA
BANGKOK – Militer Thailand pada Minggu (11/1) mengatakan para penyerang telah meledakkan bom di hampir selusin SPBU di Thailand selatan hingga melukai empat orang, dalam serangan terbaru di wilayah yang dilanda pemberontakan tersebut.
Konflik tingkat rendah sejak tahun 2004 telah menewaskan ribuan orang ketika pemberontak di wilayah mayoritas Muslim yang berbatasan dengan Malaysia berjuang untuk otonomi yang lebih besar.
“Beberapa bom meledak dalam waktu 40 menit setelah tengah malam pada Minggu, menghanguskan 11 stasiun bensin di provinsi-provinsi paling selatan Thailand, yaitu Narathiwat, Pattani, dan Yala,” lapor militer Thailand.
Pihak berwenang tidak mengumumkan penangkapan apapun atau menyebutkan siapa yang mungkin berada di balik serangan tersebut.
"Kejadian itu terjadi hampir bersamaan. Sekelompok pria yang jumlahnya tidak diketahui datang dan meledakkan bom yang merusak pompa bensin," kata Gubernur Narathiwat, Boonchauy Homyamyen, kepada media setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengatakan kepada wartawan bahwa badan keamanan meyakini serangan itu adalah sinyal yang berkaitan dengan pemilihan administrator lokal yang berlangsung pada Minggu, dan tidak ditujukan untuk pemberontakan.
Wilayah Thailand selatan yang terpencil memiliki perbedaan budaya yang mencolok dari wilayah mayoritas Buddha lainnya di Thailand, yang menguasai wilayah tersebut lebih dari seabad yang lalu. Daerah tersebut dijaga ketat oleh pasukan keamanan Thailand yang biasanya menjadi target serangan pemberontak. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!