Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PU Targetkan Perbaikan Jalan Nasional di Jatim Rampung H-10 Lebaran

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Menteri PU Targetkan Perbaikan Jalan Nasional di Jatim Rampung H-10 Lebaran Doc: Dokumentasi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan seluruh perbaikan jalan nasional di Provinsi Jawa Timur. Hal ini guna menjamin kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan langkah percepatan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat serta meminimalisir potensi gangguan lalu lintas di jalur utama pada saat arus mudik Lebaran nanti.

Adapun, total panjang jalan nasional di wilayah Jawa Timur mencapai 2.261,68 kilometer yang terbagi dalam 358 ruas. Dia menekankan, jaringan jalan nasional di Jawa Timur itu dilengkapi oleh 973 jembatan dengan total panjang 34.807,36 meter.

"Seluruh perbaikan jalan nasional harus sudah selesai maksimal H-10 Lebaran. Kita harus memastikan jalan nasional di Jawa Timur dalam kondisi aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama pengendara roda dua," kata dia dalam keterangan pers pada Selasa (3/3).

Dalam laporannya, fokus utama penanganan saat ini adalah penyelesaian lubang jalan. Yang tercatat sebanyak 14.132 titik di seluruh wilayah Jawa Timur.

Adapun, hingga kini, sebanyak 13.306 titik telah berhasil ditangani, sehingga menyisakan 826 titik yang ditargetkan. Selain perbaikan fisik, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali mempercepat pengecatan marka jalan untuk meningkatkan aspek keselamatan pengguna.

Pihaknya juga telah mengidentifikasi titik rawan macet dan kecelakaan. Khususnya pada ruas batas Kota Bangkalan–Sampang dan kawasan Alas Baluran di Banyuwangi.

"Dengan kesiapan infrastruktur, personel, dan peralatan tersebut. Kementerian PU memastikan konektivitas dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran tetap terjaga," ucap Dody.

Lebih lanjut, mitigasi bencana juga menjadi perhatian serius pada sejumlah ruas. Ruas tersebut memiliki kerawanan tinggi terhadap banjir dan tanah longsor, sehingga lokasi mencakup sejumlah lokasi prioritas.

Diantaranya, Ngoro–Mojosari, Ploso–Pacitan–Hadiwarno, Bangil–Pasuruan, serta jalur perbatasan Malang–Lumajang di segmen Turen Km 54 hingga Km 60. "Dengan kesiapan infrastruktur, personel, dan peralatan tersebut, Kementerian PU memastikan konektivitas dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran," ujar dia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pun memastikan percepatan perbaikan jalan rusak di berbagai daerah guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

"Kami juga terus mengawal melalui sejumlah rapat koordinasi serta pemeriksaan langsung di lapangan. Ini adalah kerja lintas kementerian dan lembaga, antara pemerintah pusat dan daerah," ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.