Duh! 9.878 Orang di Medan Ditemukan Mengidap HIV/AIDS
📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 14:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
MEDAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan, Sumatera Utara, menemukan sebanyak 9.878 kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome AIDS (AIDS) di daerah ini.
"Kasus HIV/AIDS yang ditemukan di Kota Medan saat ini sebanyak 9.878 orang," ujar Kepala Dinkes Kota Medan Yuda Pratiwi Setiawan dalam peringatan Hari AIDS Sedunia, di Medan, Jumat (29/11).
Dari total jumlah kasus HIV/AIDS itu, lanjut dia, di antaranya 5.813 orang dengan HIV/AIDS ini sedang menjalani pengobatan dengan antiretroviral (ARV) di Kota Medan.
Penularan HIV-AIDS di Kota Medan tidak hanya terjadi pada kelompok masyarakat dengan perilaku berisiko, tetapi juga pada orang berstatus sebagai istri.
Kemudian, kata dia, petugas medis bisa terkontaminasi karena kurang disiplin dalam melaksanakan prosedur pelayanan orang dengan HIV/AIDS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan, bayi baru lahir pun bisa tertular dari ibunya karena tidak mengetahui status HIV, sehingga tidak sempat dilakukan pencegahan penularan ibu ke anak (PPIA).
"Di Kota Medan saat ini ada 55 orang anak dengan status anak dengan HIV/AIDS atau ADHA," katanya dalam peringatan kerja sama Dinas Kesehatan Kota Medan dengan Yayasan Peduli Anak Dengah HIV AIDS itu.
Pihaknya mengajak semua pihak terkait agar belajar atas kondisi ini pada pertemuan dihadiri ratusan penggiat, lembaga swadaya masyarakat di bidang penanganan HIV/AIDS, dan media massa.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Adapun hal-hal yang perlu ditingkatkan bersama adalah menyampaikan pentingnya tes HIV pada ibu hamil, terutama trimester pertama kehamilannya," ucap Yuda.
Bila ibu hamil terdeteksi, papar dia, segera berikan pengobatan dengan antiretroviral agar ibu hamil dan janinnya sehat menjalani kehamilan dan persalinan nantinya.
"Ini juga diharapkan akan memutus penularan dari ibu ke anak, sehingga tidak ada lagi kasus baru HIV pada anak," ungkapnya.
Selain itu, tutur dia, perlunya tes HIV bagi calon pengantin di Kota Medan, dan perlindungan yang tepat bagi tenaga kesehatan.
Dia memaparkan, hingga kini berbagai upaya sudah, dan sedang dilakukan menanggulangi penularan HIV/AIDS di Kota Medan, baik oleh pemerintah maupun swasta.
"Kita terus berusaha menemukan kasus HIV/AIDS dengan memperbanyak tempat pelayanan konseling dan tes HIV atau dikenal VCT (Voluntary Conseling and Testing)," tutur dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!