Djokovic Atasi Kelelahan dan Cedera untuk Lolos ke Perempat Final Shanghai Masters
📅 Rabu, 08 Okt 2025, 07:35 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
SHANGHAI, TIONGKOK — Novak Djokovic kembali menunjukkan ketangguhan mental dan fisiknya. Meski sempat diganggu kelelahan serta cedera pergelangan kaki, petenis Serbia itu berhasil melangkah ke perempat final Shanghai Masters usai menundukkan Jaume Munar (Spanyol) 6-3, 5-7, 6-2, Selasa (7/10).
Kemenangan yang diraih dengan perjuangan keras ini menjaga langkah Djokovic untuk merebut gelar kelimanya di kota finansial Tiongkok tersebut, sekaligus memperpanjang rekor sebagai petenis tersukses di turnamen ini. Sejumlah unggulan lain telah tersingkir lebih awal, membuat petenis berusia 38 tahun itu kian difavoritkan.
Djokovic sempat tampak kehabisan tenaga ketika laga memasuki set ketiga. Namun ia kembali menemukan semangatnya, mematahkan servis lawan yang 10 tahun lebih muda dua kali di set penentuan. “Terima kasih, terima kasih semuanya, aku mencintai kalian!” serunya dalam bahasa Mandarin di hadapan penonton yang memenuhi stadion, sebelum segera meninggalkan lapangan.
Juara 24 Grand Slam itu sebenarnya mengawali pertandingan dengan baik di tengah kelembapan udara mencapai 84 persen, mematahkan servis Munar pada gim keempat. Namun masalah muncul tak lama kemudian ketika pergelangan kaki kirinya tergelincir saat mengejar bola di depan net. Djokovic sempat meminta medical timeout dan terlihat meringis kesakitan saat mendapat perawatan. Ia tetap melanjutkan permainan dan mampu mempertahankan servis pada gim kelima.
Masalah fisiknya berlanjut di set kedua. Djokovic beberapa kali berjongkok di antara reli dan bahkan sempat muntah di lapangan akibat kelelahan. Dukungan penonton Tiongkok yang mengibarkan bendera Serbia bergema di stadion, tetapi Munar yang menempati peringkat 41 dunia akhirnya mampu mematahkan servis Djokovic pada gim ke-12 setelah sebuah unforced error.
Sebaiknya Anda baca juga:
Djokovic yang tampak kesakitan sempat tergeletak di lapangan sebelum tim medis kembali menghampiri. Namun seperti sering ia lakukan sepanjang kariernya, sang legenda bangkit di saat genting. Pada set ketiga, ia tampil agresif dan mematahkan servis Munar di gim pertama serta ketujuh. Stadion pun bergemuruh menyambut kebangkitan sang juara.
Dengan hasil ini, Djokovic mencatatkan diri sebagai pemain tertua yang berhasil mencapai perempat final turnamen ATP Masters 1000. Ia juga menjadi petenis berperingkat tertinggi yang tersisa di Shanghai.
Petenis peringkat satu dunia, Carlos Alcaraz, lebih dulu menarik diri untuk beristirahat, sementara Jannik Sinner (2), Alexander Zverev (3), dan Taylor Fritz (4) sudah tersingkir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Turnamen Shanghai tahun ini memang diwarnai banyak cedera, dengan para pemain kesulitan menghadapi kelembapan dan suhu di atas 30 derajat Celsius. Sinner bahkan dipaksa mundur pada Minggu setelah mengalami kram hebat.
Petenis peringkat 11 dunia, Holger Rune, juga mengeluhkan kondisi cuaca dan meminta otoritas tenis dunia untuk menetapkan kebijakan khusus terkait panas ekstrem. Rune sendiri lolos ke perempat final setelah menyingkirkan petenis Prancis, Giovanni Mpetshi Perricard, 6-4, 6-7(7/9), 6-3. Ia akan berhadapan dengan Valentin Vacherot, qualifier asal Monako yang membuat kejutan dengan menumbangkan Tallon Griekspoor (Belanda) 4-6, 7-6(7/1), 6-4.
Dengan berada di peringkat 204 dunia, Vacherot tercatat sebagai petenis berperingkat terendah yang pernah mencapai perempat final Shanghai Masters.
Di babak berikutnya, Djokovic akan menghadapi Zizou Bergs, petenis Belgia peringkat 44 dunia. Bergs melaju ke perempat final usai melewati pertarungan sengit melawan Gabriel Diallo (Kanada) dengan skor 3-6, 7-5, 7-6(10/8).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!