Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dikunci Saja Tak Cukup! Simak 3 Langkah Penting Amankan Kamar Kost Sebelum Pulang Kampung

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 13:57 WIB | Oleh:
Dikunci Saja Tak Cukup! Simak 3 Langkah Penting Amankan Kamar Kost Sebelum Pulang Kampung Doc: Cove
Ket. Kamar kos Cove Karlina, Menteng Jakarta Pusat. Cove memberikan tips mulai dari mencegah korsleting listrik, cara mengatasi kelembapan ruangan, hingga koordinasi keamanan agar hunian tetap terjaga selama ditinggal pulang kampung.

JAKARTA – Menjelang Lebaran, banyak perantau yang tinggal di kamar kost maupun hunian lainnya mulai bersiap untuk mudik. Bagi para perantau yang menghabiskan hari-harinya hidup mandiri, kesempatan untuk pulang dan kembali berkumpul dengan keluarga menjadi momen yang tak tergantikan. Pada Lebaran tahun lalu, 64 persen perantau yang menyewa kamar co-living di Cove menyatakan bahwa mereka berencana untuk mudik dan akan meninggalkan kamar selama 4-6 hari.

Meski hanya untuk beberapa hari, kamar yang ditinggal dalam kondisi kosong dan tertutup memerlukan persiapan matang untuk menghindari kerusakan barang, perabot, hingga situasi membahayakan seperti korsleting atau kebakaran. Untuk itu, Cove sebagai penyedia hunian co-living modern membagikan checklist sederhana yang bisa dilakukan sebelum mengunci pintu kamar, baik di kost, rumah, maupun apartemen, sebelum berangkat ke kampung halaman.

1. Cek listrik dan hindari potensi risiko kebakaran di kamar.

Listrik menjadi hal yang sangat krusial untuk diperhatikan sebelum mudik. Meninggalkan aliran listrik begitu saja dapat meningkatkan risiko korsleting hingga kebakaran. Oleh karena itu, pastikan seluruh perangkat elektronik yang memiliki daya tinggi seperti rice cooker, dispenser, setrika, TV, dan lainnya sudah tercabut dari stopkontak, bukan hanya sekadar dimatikan. Selain itu, pastikan terminal listrik yang biasa digunakan secara bertumpuk sudah dilepaskan sebelum meninggalkan kamar.

Jika memungkinkan, menurunkan MCB (Miniature Circuit Breaker) atau sakelar listrik utama kamar dapat menjadi langkah tambahan dalam meminimalkan risiko korsleting selama kamar ditinggalkan dalam keadaan kosong.

2. Jaga barang pribadi dari kelembapan saat kamar kosong

Kamar yang tertutup tanpa sirkulasi udara dalam jangka panjang dapat menjadi lembap, terutama dengan kondisi cuaca saat ini yang sering tidak menentu. Ketika lembap, barang pribadi seperti perabot, elektronik, dan dokumen menjadi lebih rentan rusak. Untuk menghindari hal ini, letakkan produk penyerap kelembapan dalam kemasan kecil atau bentuk tabung di dalam lemari, bawah kasur, dan sudut-sudut kamar. Produk ini mudah ditemui di minimarket dengan harga yang cukup terjangkau.

Selain menggunakan penyerap kelembapan, pastikan juga dokumen-dokumen penting, tas atau pakaian berbahan kulit, serta perangkat elektronik disimpan dalam plastik atau wadah tertutup agar tidak terpapar lembap. Lalu, pastikan tidak ada pakaian atau handuk basah yang tertinggal di dalam kamar sebelum Anda pergi.

3. Beritahu rencana mudik ke orang-orang sekitar

Selama masa mudik, kamar kosong yang tidak dipantau dapat meningkatkan risiko keamanan. Oleh karena itu, informasikan rencana mudik Anda kepada pengelola kost, ketua RT, tim keamanan, atau tetangga terdekat yang tidak ikut mudik. Langkah ini tidak hanya memberikan pengawasan ekstra selagi kamar ditinggalkan, tetapi juga sangat membantu jika terjadi kondisi yang tidak umum seperti bau menyengat atau gangguan aliran listrik secara tiba-tiba.

“Banyak perantau yang begitu semangat mempersiapkan tiket kepulangan, tetapi sering lupa mempersiapkan kondisi kamar yang akan ditinggalkan. Padahal, langkah-langkah sederhana ini sangat penting untuk menghindarkan kamar dari risiko yang merepotkan. Checklist ini juga diterapkan oleh tim housekeeping Cove dengan mengingatkan penghuni secara preventif serta melakukan pemantauan kamar secara rutin selama periode mudik,” ungkap Bimo Darmoyo, Country Director of Commercial & Strategy Cove melalui keterangannya pada hari Kamis (5/3).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.