Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dihantam Skor Tragis 0-6 di Set Penentu, Petenis No. 1 Dunia Aryna Sabalenka Terdepak dari French Open

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Dihantam Skor Tragis 0-6 di Set Penentu, Petenis No. 1 Dunia Aryna Sabalenka Terdepak dari French Open Doc: ANTARA
Ket. Petenis asal Belarus Aryna Sabalenka melakukan pukulan balik di pertandingan putaran kedua tunggal putri yang berhadapan dengan Barbora Krejcikova dari Republik Ceko di WTA Italian Open di Roma, Italia, Kamis (7/5).

JAKARTA - Langkah petenis unggulan teratas sekaligus nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, harus terhenti secara tragis di babak perempat final turnamen Grand Slam French Open. Bertanding di bawah kawalan angin kencang Lapangan Philippe-Chatrier, Paris, Rabu, petenis berkebangsaan Belarus tersebut dipaksa bertekuk lutut oleh unggulan ke-25 asal Rusia, Diana Shnaider, lewat pertarungan tiga set yang berakhir dengan skor 3-6, 7-5, dan 6-0.

Kemenangan Shnaider mengakhiri enam semifinal Grand Slam berturut-turut petenis No.1 dunia itu.

"Kondisi sulit dengan angin, pertama kali bermain melawan Aryna, sangat gugup," kata Shnaider seperti dikutip laman WTA.

"Perempat final untuk pertama kalinya, tentu saja sangat menegangkan."

Petenis berusia 22 tahun itu tampil dalam perempat final Grand Slam pertamanya dan menghadapi petenis nomor satu dunia untuk pertama kalinya. 

Saat angin berhembus kencang di sekitar Lapangan Philippe-Chatrier, ia menguasai kondisi dan menghadapi momen tersebut untuk melakukan debut semifinal Grand Slam-nya.

Dari kedudukan 6-3, 4-1, Shnaider menghasilkan pukulan winner beruntun untuk memenangi 12 dari 13 gim berikutnya, dan 10 gim terakhir secara beruntun dari kedudukan 5-3. 

Sebaliknya, kendali Sabalenka hilang saat melakukan 57 kesalahan sendiri -- 17 di antaranya pada gim penentu, pertama kalinya ia kalah 0-6 sejak set ketiga pada  babak kedua Dubai 2024 melawan Donna Vekic.

Shnaider mencetak kemenangan set ketiga 6-0 kedua berturut-turut, setelah mengalahkan Madison Keys 6-3, 3-6, 6-0 pada babak keempat.

"Saya hanya mencoba fokus poin demi poin, tidak memikirkan skor. Saya berpikir, tidak apa-apa. Kondisinya sulit, dia petenis peringkat 1 dunia," ujar Shnaider.

Kemenangan Shnaider membuat pertama kalinya susunan semifinal Grand Slam terdiri dari pemain yang lahir pada abad ke-21.

Mirra Andreeva (lahir 2007) adalah yang termuda, diikuti Shnaider (2024), Marta Kostyuk (2002) dan Maja Chwalinska (2001). 

Ini juga pertama kalinya dalam 15 tahun keempat semifinalis Grand Slam berusia di bawah 25 tahun.

Shnaider akan menghadapi semifinalis Grand Slam pertama lainnya, Chwalinska, yang lolos dari babak kualifikasi, saat kedua pemain berupaya mencapai final Grand Slam pertama mereka. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.