Diduga Keracunan Massal, 31 Anak dan Dewasa jadi Korban Saat Acara Festival Literasi 2025
📅 Rabu, 29 Okt 2025, 16:59 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Asri
Rengat, Riau -- Pemerintah Kabupaten Inderagiri Hulu menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat peristiwa diduga keracunan makanan pada 31orang anak-anak dan dewasa saat acara Festival Literasi 2025 pada Selasa, 20 Oktober 2025 lalu.
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto menyampaikan dengan penetapan status ini maka semua pembiayaan perawatan pasien akan ditanggung pemerintah. Saat ini kondisi sejumlah korban masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari, Pematang Reba, Inhu.
"Kami mohon maaf, semua ini tentu tidak diinginkan. Kita doakan agar seluruh pasien segera pulih,” kata Bupati Ade di Rengat, Rabu.
Sebelumnya acara tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Inhu. Mayoritas keluhan dari pasien mulai dari gejala diare, muntah dan demam.
Lebih lanjut bupati memberikan semangat, motivasi kepada orang tua maupun kerabat yang menemani pasien agar tetap optimis dan sabar. Ia juga menghimbau rumah sakit agar jangan terlalu kaku menerapkan prosedur ketika ada kondisi darurat seperti ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kepala Dinas Disperpus Inhu, Veni Dwipasari mengatakan, sejak hari pertama indikasi kasus keracunan muncul, pihaknya langsung berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan untuk melakukan langkah penanganan cepat.
Berkaitan dengan peristiwa itu, Dinas Kesehatan menyebutkan, atas laporan, sejak hari pertama pihaknya langsung melakukan penyelidikan epidemiologi awal. Selanjutnya, upaya penanggulangan keracunan pangan dilakukan.
"Dinkes juga melakukan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) pada 'catering' penyedia makanan," sebutnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Langkah peningkatan kesiapsiagaan dengan menambah ruang rawat dan membuka layanan 24 jam rawat inap maupun rawat jalan juga dilakukan. Sementara sampel makanan, muntahan dan tinja sedang diperiksa di Labkesda Provinsi Riau untuk mengetahui penyebab pasti keracunan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!