Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Di Tengah Kenaikan Biaya Produksi, BPOM Upayakan Harga Obat Tetap Stabil

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 15:22 WIB | Oleh:
Di Tengah Kenaikan Biaya Produksi, BPOM Upayakan Harga Obat Tetap Stabil Doc: RRI/Sasa Haniyah
Ket. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar

JAKARTA - Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyatakan terdapat kecenderungan peningkatan harga obat seiring berbagai tekanan ekonomi global. Ia mengatakan kondisi tersebut tidak terhindarkan mengingat struktur biaya bahan baku farmasi yang masih bergantung tinggi.

Taruna menjelaskan bahan baku obat kimia sebagian besar berasal dari industri petrokimia global saat ini. Menurutnya lebih dari tiga puluh persen bahan baku terkait dengan produk petrokimia di pasar internasional.

“Kita melihat ada kecenderungan mengalami peningkatan harga. Karena kita tahu bahan baku obat, khususnya obat-obat kimia itu di atas 30 persen bahan bakunya dari petrokimia,” ujar dia usai kegiatan Kick Off ‘Pekan Jamu 2026’ di Kantor BPOM, Jakarta, Selasa (2/6).

Ia menambahkan, komoditas petrokimia termasuk bensin umumnya dibeli menggunakan mata uang dolar dalam berbagai transaksi perdagangan. Kondisi tersebut turut mempengaruhi biaya yang harus ditanggung industri farmasi nasional dalam menjalankan kegiatan produksinya.

Taruna mengatakan industri farmasi perlu bertahan sehingga kemungkinan melakukan penyesuaian harga produk mereka secara terbatas. Namun pemerintah berharap kenaikan yang terjadi tidak terlalu tinggi bagi masyarakat pada kondisi ekonomi saat ini.

“Tentu industri farmasi kita supaya bisa survive tentu akan menaikkan, tapi kita dari pemerintah kita berharap kenaikannya jangan terlalu tinggi. Nah, oleh karena itu dari pemerintah memberikan berupa kemudahan-kemudahan,” kata Taruna.

Pemerintah memberikan berbagai kemudahan termasuk perubahan kemasan serta penggantian sumber pasokan dari negara lain yang memungkinkan. Ia yakin langkah tersebut dapat menstabilkan harga obat agar kenaikannya tidak ekstrem bagi masyarakat secara luas. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.