Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Delapan Perguruan Tinggi Dalam Negeri Tergabung dalam Konsorsium Tanggap Bencana

📅 Kamis, 11 Mei 2023, 13:42 WIB | Oleh:
Delapan Perguruan Tinggi Dalam Negeri Tergabung dalam Konsorsium Tanggap Bencana Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Project Lead Erasmus + BUiLD Resilience, Nadine Sulkowski (tengah) dan Plt Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Sri Gunani Partiwi (dua kiri), dalam Konferensi BUiLD Resilience 2023, di Jakarta, Rabu (10/5).

JAKARTA - Delapan perguruan tinggi dalam negeri tergabung dalam konsorsium tanggap bencana bernama Building Universities in Leading Disaster (BUiLD) sejak tahun 2019. Total ada 12 perguruan tinggi yang terlibat dalam konsorsium dengan tambahan empat perguruan tinggi luar negeri.

"Konsorsium ini dibentuk untuk mewujudkan perguruan tinggi yang tanggap bencana," ujar Project Lead Erasmus + BUiLD Resilience, Nadine Sulkowski, dalam Konferensi BUiLD Resilience 2023, di Jakarta, kemarin.

Nadine menyebut empat universitas luar negeri dalam konsorsium yaitu University of Gloucestershire, Kobenhavns Professionshøjskole, Hafelekar, dan Instituto Politecnico do Porto. Konsorsium tersebut mengembangkan sejumlah gagasan salah satunya membentuk Center of Excellence on Disaster Resilience (CEDRS).

Dia menambahkan, delapan universitas dalam negeri yang terlibat yaitu President University, Universitas Andalas, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Khairun, Universitas Muhammadiyah, Universitas Ahmad Dahlan, dan Universitas Islam Indonesia. Nadine menyebut, pemilihan universitas tersebut memperhatikan proses kerja sama sebelumnya dan representasi dari wilayah Indonesia.

"Universitas yang ada dalam konsorsium merepresentasikan wilayah-wilayah di Indonesia. Harapannya konsorsium bisa menjangkau universitas lainnya," jelasnya.

Plt Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Sri Gunani Partiwi mengatakan, sebagai negara yang berada di jalur 'Cincin Api', Indonesia memiliki potensi terjadinya beberapa kerentanan, mulai dari kerentanan fisik, sosial budaya, ekonomi, hingga lingkungan. Terkait hal itu, perguruan tinggi disebut perlu turut berperan dalam membangun masyarakat yang memiliki ketahanan terhadap bencana.

Dia mengatakan, peran tersebut dapat diselaraskan dengan konsep Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi dapat berperan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang tersebut.

"Yakni SDM yang memiliki ketahanan terhadap bencana dan mampu mereduksi dampaknya dengan memakai pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini baik sebelum, pada saat bencana, maupun sesudahnya," katanya.

Dia mengatakan, peran lain yang juga dapat dijalankan oleh perguruan tinggi adalah menyediakan fasilitas riset dan infrastrukturnya. Perguruan tinggi dapat melakukan riset tentang kebencanaan, mengembangkan, dan menerapkannya melalui manajemen ilmu.

"Strategi tanggap bencana perguruan tinggi ini sudah masuk dalam Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045. Dalam RIRN tersebut ada 10 area yang menjadi fokus, salah satunya adalah bencana," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.