Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CodeFusion Studio 2.0 Resmi Meluncur: ADI Janjikan Pengembangan AI di Perangkat Embedded Lebih Cepat dan Praktis

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 18:45 WIB | Oleh:
CodeFusion Studio 2.0 Resmi Meluncur: ADI Janjikan Pengembangan AI di Perangkat Embedded Lebih Cepat dan Praktis Doc: Istimewa

JAKARTA - Analog Devices, Inc. (ADI), perusahaan teknologi global yang dikenal sebagai pemimpin dalam inovasi semikonduktor, resmi merilis platform pengembangan open source CodeFusion Studio™ 2.0. Pembaruan besar ini dirancang untuk membuat proses pengembangan sistem embedded berbasis kecerdasan buatan (AI) menjadi jauh lebih mudah, praktis, dan efisien.

Platform terbaru tersebut menghadirkan peningkatan signifikan mulai dari abstraksi perangkat keras yang lebih fleksibel, integrasi AI yang mulus, hingga beragam alat otomatisasi cerdas yang mempercepat alur pengembangan dari tahap konsep hingga implementasi. Seluruh perangkat prosesor dan mikrokontroler ADI, baik untuk perangkat edge dengan daya rendah hingga DSP berperforma tinggi, kini dapat memanfaatkan kemampuan tersebut.

“Era baru kecerdasan pada sistem embedded menuntut proses pengembangan AI yang lebih efisien,” ujar Senior Vice President Software and Digital Platforms Group ADI, Rob Oshana.

“CodeFusion Studio 2.0 mengubah pengalaman developer dengan menyatukan berbagai alur kerja AI yang terpisah menjadi satu proses terpadu, sehingga pengembang dapat memanfaatkan potensi produk-produk unggulan ADI dengan lebih mudah, berinovasi lebih cepat, dan mempercepat waktu peluncuran ke pasar,” lanjutnya.

Saat ini, CodeFusion Studio 2.0 mendukung alur kerja AI yang lengkap, termasuk penggunaan model AI buatan pengembang yang bisa diterapkan di seluruh lini chip ADI dalam waktu singkat. Platform ini dibangun di atas Microsoft Visual Studio Code, sehingga antarmuka pengguna menjadi lebih familier bagi para developer.

Selain itu, ADI menambahkan fitur pemeriksa kompatibilitas model, pemantauan performa real-time, serta optimasi otomatis yang memastikan implementasi AI berjalan stabil dan lancar. Semua ini mendukung tujuan utama: mempercepat waktu rilis produk dan menekan kompleksitas teknis bagi pengembang.

Kerangka modular berbasis Zephyr yang diperkenalkan pada versi terbaru ini juga memungkinkan analisis performa yang lebih mendalam untuk beban kerja machine learning. Hal itu memberi developer kendali dan pemahaman terhadap kinerja sistem di setiap lapisan implementasi AI.

Dalam hal pengalaman pengembang, banyak alat kini diintegrasikan dalam satu lingkungan kerja terpadu. CodeFusion Studio System Planner telah diperluas untuk mendukung aplikasi multi-core, sementara alat konfigurasi perangkat yang menyatu membantu menyederhanakan ekosistem chip ADI yang luas.

Kemampuan debugging juga ditingkatkan dengan dukungan analisis Core Dump serta GNU Debugger (GDB) yang memudahkan penelusuran bug secara lebih cepat dan intuitif bagi pengembang.

Pembaruan ini menandai langkah penting bagi ADI dalam perjalanan membangun platform open source yang berfokus penuh pada kebutuhan komunitas pengembang. Dengan roadmap yang semakin matang, ADI menegaskan komitmennya untuk melakukan integrasi lebih dalam antara perangkat keras dan perangkat lunak guna mendorong batas kemampuan kecerdasan fisik pada perangkat embedded.

“Perusahaan yang mampu menghadirkan solusi AI dengan kesadaran fisik berpotensi mengubah arah industri dan membuka peluang baru untuk memimpin pasar,” ujar Vice President Edge AI and Robotics ADI, Paul Golding.

“CodeFusion Studio 2.0 hanyalah satu langkah untuk menghadirkan Physical Intelligence kepada pelanggan, yang memungkinkan mereka menciptakan sistem yang dapat mengamati, menalar, dan bertindak secara lokal, bahkan dalam keterbatasan fisik dunia nyata,” tambahnya.

Dengan kemampuan yang lebih luas dan tingkat efisiensi yang lebih tinggi, CodeFusion Studio 2.0 menjadi fondasi utama ADI dalam mendukung pengembang AI di bidang perangkat keras cerdas. Inovasi ini diharapkan mendorong pertumbuhan solusi embedded canggih dalam berbagai sektor industri di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.