Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Penumpukan, Arus Balik Warga yang Berwisata di Sukabumi Diberlakukan Satu Arah

📅 Selasa, 25 Apr 2023, 06:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penumpukan, Arus Balik Warga yang Berwisata di Sukabumi Diberlakukan Satu Arah Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Polres Sukabumi memberlakukan one way atau satu arah di objek wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan wisatawan yang hendak balik di jalur wisata pantai pada Senin, (24/4/2023).

Sukabumi - Cegah Penumpukan Kendaraan. Antisipasi kepadatan kendaraan pada malam puncak arus balik wisatawan di objek wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sejak Senin(24/4) Polres Sukabumi memberlakukan satu arah atau one way.

"Arus lalu lintas sejak pukul 16.30 WIB sudah mulai lancar, dibanding sebelumnya sekitar pukul 12.00 WIB sempat terjadi kepadatan kendaraan baik datang ataupun balik," kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede di Sukabumi, Senin.

Selain itu, untuk antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di sekitar objek wisata pantai, kendaraan wisatawan yang mengarah atau menuju objek wisata dihentikan sementara, ini untuk memberikan kesempatan kendaraan wisatawan yang hendak balik.

Sehingga saat diberlakukan one way untuk kendaraan yang balik tidak berpapasan dengan kendaraan yang datang. Ini dilakukan karena dari pantauan pihaknya di beberapa titik objek wisata area parkir tidak bisa menampung kendaraan, sehingga terjadi penyendatan arus.

Menurut Maruly, untuk pemberlakuan one way atau sistem satu arah mulai pukul 18.15 WIB sehingga arus lalu hanya dari Kecamatan Cisolok hingga simpang tiga Gunung Butak, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Sementara pantauan di lokasi, kendaraan wisatawan baik roda dua maupun roda empat, dari arah kawasan objek wisata Pantai Cibangban, Kecamatan Cisolok hingga Pantai Citepus dan sekitarnya diarahkan petugas kepolisian di simpang tiga Gunung Butak untuk melalui jalur Cikidang.

Sementara, kendaraan wisatawan dari arah Palabuhanratu atau kota Sukabumi yang akan menuju kawasan pantai sementara waktu distop di simpang tiga Gunung Butak.

Kapolsek Palabuhanratu, Kompol Mangapul Simangunsong mengatakan one way diberlakukan karena terjadi kepadatan kendaraan arus balik wisatawan dan pemberlakuannya hanya 15 menit sekali di mana saat volume kendaraan di kawasan objek wisata padat.

Pemberlakuan satu arah ini juga sampai volume kendaraan wisatawan yang balik atau pulang tidak lagi padat disepanjang ruas jalan wisata mulai dari Cisolok hingga simpang tiga Gunung Butak.

"Dengan diberlakukannya rekayasa arus lalu lintas ini tidak terjadi penumpukan kendaraan wisatawan yang hendak balik. Dan dari pantauan kami, kendaraan yang hendak masuk ke sekitar objek wisata didominasi oleh warga sekitar yang hendak pulang ke rumahnya yang berada di jalur wisata" tambahnya.

Ia memprediksi kedatangan wisatawan ke objek wisata pantai selatan kemungkinan masih akan terjadi hingga Selasa, (25/4) dan untuk puncak arus balik wisatawan diperkirakan mulai terjadi pada Senin malam ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.