Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cadangan Jagung Pemerintah: Solusi Redam Fluktuasi Harga Jagung atau Upaya Tambal Sulam?

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Cadangan Jagung Pemerintah: Solusi Redam Fluktuasi Harga Jagung atau Upaya Tambal Sulam? Doc: antara
Ket. Stabilisasi harga jagung perlu segera dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan sekaligus melindungi pendapatan petani.

JAKARTA – Stabilisasi harga jagung perlu segera dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sektor peternakan sekaligus melindungi pendapatan petani. Penugasan kepada Perum Bulog menyerap jagung produksi dalam negeri bukan hanya menjadi langkah intervensi jangka pendek, melainkan juga strategi memperkuat cadangan pangan nasional.

Dengan meredam fluktuasi harga di tingkat peternak, kebijakan ini diharapkan mampu menekan biaya pakan ternak, mengurangi risiko inflasi pangan, dan menciptakan ekosistem distribusi yang lebih seimbang antara produsen, pelaku usaha, dan konsumen.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menuturkan komoditas jagung pakan berkaitan erat terhadap kestabilan komoditas pangan lainnya, terutama untuk komoditas telur dan daging ayam. Pemerintah pun tak hentinya berupaya menjaga kondisi ekuilibrium dalam ekosistem ini. Terlebih lagi, komposisi jagung pakan memegang porsi hampir separuh dalam operasional produksi peternak unggas.

Adanya fluktuasi harga jagung di tingkat peternak unggas dalam beberapa waktu terakhir telah disikapi pemerintah. Dalam kondisi seperti hari ini papar Arief merupakan waktu yang tepat untuk menggulirkan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) ke peternak layer mandiri melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

"Bapanas telah menugaskan Perum Bulog untuk menyerap jagung produksi dalam negeri, menjelang panen raya jagung di Februari dan Maret lalu. Hasil dari serapan itu tentunya disiapkan untuk mengatasi fluktuasi harga jagung di tingkat peternak seperti hari ini," tegas Arief seusai menerima audiensi Kelompok Peternak Unggas asal Pati, Jawa Tengah di Jakarta pada Senin (25/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.