BYD M9 Diluncurkan di Meksiko, Akankah Masuk Indonesia?
📅 Minggu, 06 Jul 2025, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: BYD
JAKARTA - BYD kembali memperluas lini produknya dengan peluncuran M9, sebuah MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga hibrida plug-in (PHEV) baru.
Model ini diluncurkan di Meksiko pada 25 Juni lalu, yang ditawarkan dalam tahap pertama sebanyak 500 unit untuk pasar Meksiko, lapor Car News China.
Secara efektif merupakan versi ekspor dari BYD Xia, M9 mempertahankan platform dan gaya yang sama tetapi mengadopsi lencana baru dan penyesuaian desain khusus pasar.
BYD M9 tidak sama dengan Denza D9, meskipun keduanya memiliki hubungan keluarga. BYD M9 adalah MPV PHEV yang lebih kecil yang pada dasarnya adalah versi rebadged dari BYD Xia, yang ditujukan untuk pasar ekspor.
Denza D9 adalah MPV yang lebih besar, yang ditawarkan dalam dua varian, PHEV dan listrik penuh alias BEV (Di Indonesia hanya ada varian BEV). Meskipun memiliki desain yang serupa, Denza D9 diposisikan sebagai model yang lebih premium.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lantas, akan kah M9 masuk ke pasar Indonesia? Pertanyaan ini mulai ramai dibicarakan setelah BYD resmi mengumumkan peluncuran MPV PHEV andalannya ke pasar global, meski belum ada pengumuman resmi apa kah MPV hybrid ini akan masuk Tanah Air.
Namun, setelah sukses di China dan bersiap masuk Meksiko, kini sinyal kehadiran M9 di Indonesia makin kuat dengan terdaftarnya nama M9 di situs DJKI Kemenkumham.
Mobil listrik terbaru dari BYD ini telah resmi didaftarkan desain industrinya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM.
Sebaiknya Anda baca juga:
Informasi ini tertuang dalam Berita Resmi Desain Industri Nomor 34/DI/2025 yang diumumkan pada Selasa (3/6/2025). Pengajuan dilakukan oleh BYD Company Limited yang berbasis di Shenzhen, Tiongkok, dengan nomor permohonan A00202406735 dan tanggal penerimaan permohonan tercatat 29 November 2024.
Adapun BYD M9, memiliki panjang 5.145 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm, dengan jarak sumbu roda 3.045 mm. Tergantung pada varian pasar, ia mempertahankan tata letak 7 kursi dan mengadopsi kisi-kisi depan yang besar dengan bilah krom vertikal atau horizontal.
Di balik kap mesinnya, M9 ditenagai oleh sistem hibrida DM-i generasi kelima BYD. Sistem ini menggabungkan mesin turbocharged 1,5 liter dengan motor listrik dan baterai lithium iron phosphate (LFP).
Mesinnya menghasilkan output puncak 115 kW, sedangkan motor listriknya mampu menghasilkan hingga 200 kW. Tersedia dua pilihan baterai - 20,39 kWh dan 36,6 kWh - yang memberikan perkiraan jarak tempuh listrik murni masing-masing 100 km dan 180 km (berdasarkan standar uji CLTC).
Sistem ini memungkinkan M9 untuk berlari 0-100 km/jam dalam 8,1 detik dan jarak tempuh hingga 945 km, klaim perusahaan.
Pembeli dapat melengkapi M9 dengan berbagai fitur, seperti atap panoramik, radar parkir depan dan samping, dan elemen trim pilar-D.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!