Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bursa Karbon Dapat Perbaiki Kinerja Lingkungan Perusahaan Plus Lindungi Hutan, Caranya?

📅 Jumat, 17 Nov 2023, 10:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bursa Karbon Dapat Perbaiki Kinerja Lingkungan Perusahaan Plus Lindungi Hutan, Caranya? Doc: The Conversation/Shutterstock
Ket. Ilustrasi hutan.

Putu Sukma Kurniawan, Universitas Pendidikan Ganesha

Isu mengenai emisi karbon semakin mendapat perhatian dalam operasi bisnis di Indonesia. Ini terlihat dari hadirnya bursa karbon di tanah air sejak 26 September 2023.

Eksisnya bursa karbon dapat dilihat sebagai keseriusan pemerintah mencapai target nol emisi pada 2060, dengan secara langsung melibatkan organisasi-organisasi bisnis di dalamnya. Tak hanya itu, secara ekonomi, potensi ekonomi dari perdagangan karbon diperkirakan mencapai Rp 8.488 triliun.

Terlepas dari nilai finansial yang dapat diperoleh, adanya bursa karbon di Indonesia harus dilihat dengan perspektif yang lebih luas. Kehadiran bursa karbon ini pun menjadi jembatan antara konteks ekonomi dan konteks lingkungan.

Namun, kerumitan mekanisme di dalam bursa karbon memerlukan pemahaman dari pihak manajemen organisasi. Masih banyak manajemen dari perusahaan yang belum memahami mengenai mekanisme di bursa karbon di Indonesia dan manfaatnya bagi perusahaan mereka.

Ini terlihat dengan masih sedikitnya transaksi yang terjadi di bursa karbon. Saat hari pertama perdagangan di bursa karbon, transaksi perdagangan mencapai Rp 29,2 miliar. Pada hari kedua, bursa karbon tidak mencatatkan perdagangan sama sekali.

Saya menilai fluktuasi perdagangan ini sebagai sesuatu yang wajar mengingat bursa karbon baru mulai berjalan di Indonesia. Kita memerlukan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk meningkatkan transaksi di bursa karbon, serta sosialisasi dan promosi agar skema perdagangan menjadi lebih dipahami. Jika manajemen perusahaan mulai memahami skema perdagangan, aktivitas di bursa karbon berpotensi semakin ramai.

Apa untungnya bursa karbon bagi perusahaan?

Pertama, terlibat dalam perdagangan karbon dapat membantu meningkatkan reputasi perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang membeli kredit karbon berpeluang memperkuat reputasi mereka sebagai pihak pro-lingkungan, meskipun harus dilihat kembali motivasi perusahaan atas pembelian kredit karbon tersebut.

Pemangku kepentingan mesti melihat apakah peningkatan reputasi ini selaras dengan komitmen manajemen untuk melakukan operasi yang pro-lingkungan. Dalam konteks perbankan, misalnya, pembelian kredit karbon masih dibayangi praktik penyaluran pendanaan untuk energi fosil dan sektor yang menghasilkan emisi karbon.

Kedua, bursa karbon dan perdagangan karbon semakin menguatkan praktik keberlanjutan dalam pengelolaan perusahaan. Misalnya, perhitungan emisi karbon perusahaan dapat membantu mengidentifikasi aktivitas yang menghasilkan emisi yang besar dan peralihan energi dari sebelumnya berbasis fosil menjadi energi terbarukan. Kita juga harus memahami bahwa diperlukan waktu yang panjang agar skema bursa karbon ini mampu menguatkan praktik keberlanjutan perusahaan dan intervensi dari pemerintah) untuk proses ini tetap diperlukan.

Ketiga, perusahaan yang bertransaksi di bursa karbon diharapkan dapat memperbaiki tata kelola organisasi agar berfokus pada isu environmental, social and corporate governance (ESG) yang kerap dijadikan pertimbangan investor.

Indonesia dapat mencontoh bursa karbon yang telah berkembang di negara lain, seperti Cina. Penelitian, misalnya, menunjukkan bahwa bursa karbon di Cina berhasil meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan regional.

Meningkatkan kinerja bursa karbon Indonesia

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.