Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Intensifkan Diplomasi Demi Keselamatan Kapal di Selat Hormuz

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Intensifkan Diplomasi Demi Keselamatan Kapal di Selat Hormuz Doc: PIS
Ket. Kapal tanker PT Pertamina International Shipping (PIS).

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) di Teheran terus melakukan pendekatan diplomatik yang intensif dengan otoritas Iran guna memastikan kapal Indonesia dapat melewati Selat Hormuz dengan aman.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang dalam taklimat media Kemlu di Jakarta, Jumat.

“Dubes kita di Teheran terus berkomunikasi dengan pemerintahan Iran dan otoritas terkait mengenai hal ini. Kita akan terus dorong pendekatan diplomatik yang intensif terkait isu spesifik ini karena ini merupakan isu yang krusial untuk kita,” ujar Yvonne.

Iran menutup jalur laut di Selat Hormuz sebagai pembalasan setelah AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Penutupan Selat Hormuz tersebut mengakibatkan naiknya harga minyak dunia.

Pada kesempatan yang sama, juru bicara Kemlu RI lainnya, Nabyl A. Mulachela, mengatakan bahwa dengan terpilihnya pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, Indonesia berharap perdamaian tercipta.

“Harapan kita adalah agar fokus kita bisa mengupayakan terciptanya perdamaian segera,” ujar Nabyl.

Dia juga mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia berusaha untuk berimbang dalam melakukan berbagai upaya guna mencapai de-eskalasi situasi di kawasan Timur Tengah.

“Apa pun yang dihasilkan itu tujuannya adalah untuk de-eskalasi, mengurangi konflik, dan kembali ke jalur diplomasi,” kata Nabyl seraya menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia terus mengupayakan agar kepentingan nasional juga dapat tercapai.

Iran diserang oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan ratusan siswi, serta pejabat tinggi Iran lainnya.

Iran pun melakukan serangan balasan dengan menyerang aset-aset militer AS yang ditempatkan di negara-negara di kawasan Timur Tengah dan secara efektif menutup jalur air Selat Hormuz.

Pada Rabu (11/3), Dewan Keamanan PBB mengadopsi resolusi nomor 2817 yang mengutuk ‘serangan keji’ Iran terhadap negara-negara tetangga di tengah meningkatnya kekerasan di Timur Tengah.

Berdasarkan isi resolusi tersebut, Dewan mengutuk “dengan sekeras-kerasnya” serangan Iran terhadap Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania dan menegaskan kembali dukungan kuatnya terhadap kedaulatan, integritas teritorial, dan kemerdekaan politik negara-negara tersebut.

Pernyataan itu secara khusus mengutuk serangan Iran terhadap daerah permukiman dan objek sipil – menuntut penghentian segera – serta menuntut agar Teheran menghentikan ancaman, provokasi, dan tindakan yang bertujuan untuk mengganggu perdagangan maritim, serta dukungan kepada kelompok proksi di seluruh wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.