Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Lombok Tengah: Program Sekolah Rakyat Masuk Prioritas APBD 2026

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 08:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Lombok Tengah: Program Sekolah Rakyat Masuk Prioritas APBD 2026 Doc: ANTARA
Ket. Bupati Lombok Tengah, Provinsi NTB, Lalu Pathul Bahri, di Lombok Tengah, Rabu (15/10/2025).

LOMBOK TENGAH – Bupati Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Pathul Bahri, mengatakan dukungan anggaran untuk Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas dalam APBD Tahun Anggaran 2026.

"Hal itu dialokasikan agar memberikan dampak positif dan terukur, serta selaras dengan aspirasi seluruh lapisan masyarakat," kata Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, di Lombok Tengah, Rabu (15/10).

Ia mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di Lombok Tengah direncanakan tahun 2026, karena saat ini masih dalam proses pengusulan. Namun untuk lahan telah disiapkan 10 hektare dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto itu.

"Kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut," katanya.

Selain itu, kata dia, kebijakan belanja daerah Kabupaten Lombok Tengah tahun 2026 diarahkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Program Tiga Juta Rumah.

Selain itu, pengalokasian belanja yang bersifat wajib dan mengikat, seperti pemenuhan gaji dan tunjangan ASN, serta operasional rutin kantor dan operasional layanan publik, termasuk pemenuhan iuran premi jaminan kesehatan bagi PBI, PBPU, PB kelas 3, dan perangkat desa, serta badan keamanan desa dalam rangka mempertahankan status UHC.

"Alokasi belanja untuk mendukung sinergitas dengan program prioritas nasional dan provinsi, diantaranya upaya pengentasan kemiskinan ekstrem, penanganan prevalensi stunting dan pengendalian inflasi daerah," katanya.

Ia mengatakan terhadap pendapatan daerah khususnya yang bersumber dari transfer pemerintah pusat telah dilakukan penyesuaian berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) .

"Penyesuaian ini bertujuan untuk memastikan proyeksi pendapatan transfer telah selaras dengan alokasi yang ditetapkan, sehingga perencanaan anggaran menjadi lebih akurat, realistis, dan akuntabel," katanya.

Hal itu, kkata dia, untuk menghadapi tantangan fiskal tahun 2026, terutama penurunan dana transfer ke daerah yang terkoreksi sangat signifikan dibanding tahun anggaran sebelumnya.

"Kami tetap berkomitmen untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap dapat berjalan secara efektif dan efisien, serta memastikan sumber daya yang ada dapat diarahkan untuk mempertahankan tingkat pelayanan publik secara optimal bagi masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.