Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRGM Targetkan 1,4 Juta Hektare Gambut Direstorasi Hingga 2024

📅 Senin, 20 Nov 2023, 16:32 WIB | Oleh:
BRGM Targetkan 1,4 Juta Hektare Gambut Direstorasi Hingga 2024 Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko P
Ket. Petugas BRGM melakukan penyiraman lahan gambut di HPT Pedamaran Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (31/5).

JAKARTA - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) menargetkan untuk merestorasi seluas 1,4 juta hektare lahan gambut yang rusak hingga 2024.

Kepala Kelompok Kerjasama, Hukum, dan Hubungan Masyarakat BRGM Didy Wurjanto di Jakarta, Senin, mengatakan bila mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2020, luas lahan gambut yang diamanatkan untuk direstorasi 1,2 juta hektare.

"Namun, hingga 2024 BRGM berupaya untuk merestorasi 1,4 juta hektare di daerah yang diprioritaskan kepada kami," kata dia.

Dia menjelaskantarget lahan yang akan direstorasi ini berdasarkan data total kerusakan gambut pada 2022 di tujuh daerah prioritas, yakniJambi (114.689 hektare), Kalimantan Selatan (22.261), Kalimantan Tengah (357.378),Kalimantan Barat (134.039), Papua Selatan (33.817), Riau (596.073), dan Sumatera Selatan (179.208).

BRGM mengklasifikasikan kerusakan tersebut dalam empat kategori, yaknirusak ringan (1,1 juta hektare), rusak sedang (222.838), rusak berat (84.662), dan rusak sangat berat (4.104). Total kerusakanseluas 1,4 juta hektare.

"Dari sini pula diluruskan bila sebelumnya disebut 50 persen atau 13 juta hektare gambut rusak itu sebenarnya adalah total luas lahan gambut kita, bukan yang rusak," kata dia.

Dia mengatakan kebakaran gambut di Indonesia umumnya terjadi pada musim kemarau, ketika kadar air di kawasan itu menjadi rendah.

Selain faktor alam, tim BRGM di lapangan juga menemukan penyebab lahan gambut kering diduga sengaja dibuat oknum masyarakat dan perusahaan pemilik konsesi.

Oleh karena itu, BRGM akan menerapkan model pengendalian air secara terpadu di seluruh kawasan kesatuan hidrologi gambut (KHG) yang tersebar di tujuh daerah prioritas pada tahun depan sehingga upaya pencegahan kebakaran di lahan gambut bisa lebih optimal.

"Penguatan dan pemberdayaan masyarakat juga masuk dalam skema utama untuk mengatasi kerusakan lahan gambut yang penting untuk kelestarian lingkungan kita," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.