Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Serukan Kesepakatan Global Baru Terkait Utang dan Belanja Militer

📅 Kamis, 12 Des 2024, 19:35 WIB | Oleh:
Paus Serukan Kesepakatan Global Baru Terkait Utang dan Belanja Militer Doc: Istimewa
Ket. Paus Fransiskus.

VATIKAN - Paus Fransiskus pada hari Kamis (12/12), menyerukan perjanjian internasional baru untuk mengurangi beban utang yang dihadapi oleh negara-negara berpenghasilan rendah dan pengalihan belanja senjata dan peralatan militer ke pemberantasan kelaparan global.

Dikutip dari The Straits Times, dalam pesan terkait Tahun Suci Katolik Roma 2025, yang dimulai pada 24 Desember, Paus mengatakan perubahan iklim global, peperangan, perlakuan tidak setara terhadap migran, dan isu-isu lainnya menimbulkan ancaman terhadap keberadaan umat manusia secara keseluruhan.

"Tindakan filantropi yang sporadis saja tidak cukup. Perubahan budaya dan struktural diperlukan, agar perubahan yang langgeng dapat terwujud," katanya. 

Tahun Suci Katolik, yang juga dikenal sebagai Yubelium, biasanya terjadi setiap 25 tahun sekali, dan dianggap sebagai masa damai, pengampunan, dan pengampunan. Tahun ini akan berlangsung hingga 6 Januari 2026.

Seruan Paus pada hari Kamis merupakan bagian dari pesan tahunannya untuk Hari Perdamaian Sedunia Gereja Katolik Roma, 1 Januari.

Judul pesan tersebut, yang biasanya dikirimkan kepada para pemimpin dunia dan pimpinan lembaga seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, adalah "Ampunilah kesalahan kami: berikanlah kami kedamaian-Mu".

Paus juga mendesak semua negara untuk menghapuskan penggunaan hukuman mati, yang ditentang Gereja Katolik.

Paus Fransiskus telah berulang kali menyerukan selama 11 tahun masa kepausannya agar negara-negara yang lebih maju menghapus utang yang dihadapi oleh negara-negara berpenghasilan rendah. Dalam pesan barunya, Paus mengatakan banyak negara miskin juga menghadapi "utang ekologis" karena dampak perubahan iklim yang diperkirakan akan terjadi.

"Dalam semangat Tahun Yubelium ini, saya mendesak masyarakat internasional untuk berupaya menghapus utang luar negeri sebagai pengakuan atas utang ekologis yang ada antara Utara dan Selatan dunia ini. Ini adalah seruan untuk solidaritas, tetapi terutama untuk keadilan," kata Paus.

Seruan pembatalan utang langsung yang disampaikan mendiang Paus Yohanes Paulus II selama tahun Yubelium tahun 2000 memicu kampanye yang menghasilkan pembatalan utang sebesar 130 miliar dollar AS antara tahun 2000 dan 2015.

Tingkat utang global mencapai rekor tertinggi sebesar 313 triliun dollar AS pada tahun 2023, dengan negara-negara berkembang mencapai puncak baru dalam rasio utang terhadap produk domestik bruto mereka, menurut sebuah studi yang dirilis awal tahun ini.

Pada tahun 2020, 20 ekonomi terbesar dunia menyepakati "Kerangka Kerja Bersama" untuk memperlancar proses restrukturisasi utang dan membantu negara-negara miskin bangkit kembali, tetapi kemajuannya lambat.

Paus mengusulkan "pembentukan Piagam keuangan global yang berdasarkan solidaritas dan harmoni antara masyarakat," tanpa memberikan rincian.

Mengenai pengeluaran senjata, Paus mengatakan kita hidup di era yang "ditandai dengan peperangan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Daerah
CFD Jadi Mesin Penggerak Ek...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Daerah
Sepertiga Warga RT Harus Me...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.