Bravo! Prajurit TNI Berhasil Bekuk DPO OPM Mayer Wenda
📅 Kamis, 07 Agu 2025, 02:16 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Mabes TNI
PAPUA - Prajurit TNI berhasil melumpuhkan Wakil Panglima Kodap XII Organisasi Papua Merdeka (OPM), Mayer Wenda. Operasi penindakan dilakukan Selasa (5/8) pukul 16.30 WIT di Kampung Mukoni, Lanny Jaya.
Mayer Wenda alias Kuloi Wonda tercatat sebagai buronan sejak 2014 karena keterlibatannya dalam berbagai aksi kekerasan. Ia diketahui memiliki peran dalam sejumlah insiden bersenjata terhadap aparat di Papua.
Dalam penangkapan, Mayer melakukan perlawanan bersama kelompoknya sehingga terjadi kontak tembak. Ia tewas di lokasi bersama seorang lainnya, diduga adiknya, Dani Wenda.
Kedua jenazah telah dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi dan penanganan lanjutan. Dari lokasi, TNI mengamankan sejumlah barang bukti termasuk senjata revolver, amunisi, dan dokumen identitas.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan operasi ini bagian dari tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Tindakan dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Setiap tindakan dilakukan secara profesional, terukur, dan berdasarkan aturan yang berlaku," ujar Kristomei dalam keterangan di Jakarta, Rabu (6/8).
Ia menambahkan, TNI tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas Papua.
Menurut dia, TNI konsisten menggunakan pendekatan dialogis dan teritorial di Papua. Upaya ini bertujuan membangun stabilitas dan kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
TNI juga membuka ruang bagi anggota OPM yang ingin kembali ke NKRI secara damai. Pendekatan persuasif tetap diutamakan demi masa depan Papua yang aman dan sejahtera. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!