Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Banyumas Ingatkan Potensi Banjir pada Puncak Musim Hujan

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 12:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Banyumas Ingatkan Potensi Banjir pada Puncak Musim Hujan Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Tangkapan layar video yang beredar melalui aplikasi WhatsApp mengenai warga mengecek luapan Kali Angin yang menggenangi Grumbul Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (19/9/2025).

PURWOKERTO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengingatkan potensi banjir menyusul masih tingginya intensitas curah hujan pada periode Januari–Februari yang diprakirakan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai puncak musim hujan.

"Peta potensi banjir ini kami sampaikan sebagai peringatan dini. Masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan, kami imbau meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Dwi Irawan Sukma di Purwokerto, Banyumas, Kamis (15/1).

Ia mengatakan berdasarkan pemetaan BPBD yang mengacu pada data BMKG, sejumlah kecamatan di Banyumas masuk dalam kategori potensi banjir menengah hingga tinggi.

Menurut dia, pemetaan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam melakukan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Dalam hal ini, wilayah dengan potensi banjir menengah meliputi Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Cilongok, Gumelar, Jatilawang, Kalibagor, Kebasen, Kemranjen, Lumbir, Patikraja, Purwojati, Purwokerto Selatan, Rawalo, Sokaraja, Somagede, Sumpiuh, Tambak, dan Wangon.

Sementara wilayah dengan potensi banjir tinggi mencakup Kecamatan Ajibarang, Baturraden, Cilongok, Gumelar, Kedungbanteng, Kembaran, Patikraja, Purwojati, Purwokerto Barat, Purwokerto Selatan, Purwokerto Timur, Purwokerto Utara, Sokaraja, dan Wangon.

"Potensi banjir dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain curah hujan yang tinggi, kondisi daerah aliran sungai (DAS), kapasitas sistem drainase, serta aktivitas manusia di kawasan rawan genangan," katanya.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan BPBD Banyumas telah menginstruksikan jajaran internal, relawan kebencanaan, serta pemerintah kecamatan dan desa untuk melakukan langkah antisipasi, seperti pengecekan titik rawan banjir, kesiapan logistik, dan penguatan koordinasi lintas sektor.

Selain itu, kata dia, masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai, rutin membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan jika terdapat tanda-tanda potensi bencana.

"Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi call center BPBD Banyumas yang siaga 24 jam di nomor 0815-4880-8886," kata Irawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.