Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB: Logistik Korban Longsor di Cimahi - Ciamis Jabar Sudah Terpenuhi

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 22:02 WIB | Oleh:
BNPB: Logistik Korban Longsor di Cimahi - Ciamis Jabar Sudah Terpenuhi Doc: ANTARA/HO-BPBD Ciamis
Ket. Dapur umum yang di dirikan untuk memenuhi kebutuhan korban tanah longsor di Kecamatan Penawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (8/4/2025).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kebutuhan bantuan logistik untuk korban tanah longsor di Kota Cimahi dan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sudah terpenuhi secara proporsional.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (9/4), mengatakan bahwa pemerintah daerah bersama dengan para relawan yang menyalurkan bantuan berupa barang kebutuhan pokok dan perlengkapan penunjang pengungsian itu kepada para korban terdampak di daerah masing-masing.

Berdasarkan data yang diterima BNPB diketahui jumlah korban tanah longsor yang melanda Kota Cimahi, Senin (7/4) pagi sebanyak 12 keluarga. Sementara bencana serupa yang melanda dua desa di Kecamatan Penawangan, Kabupaten Ciamis, Minggu (6/4) dengan jumlah korban yang terdampak secara keseluruhan 152 keluarga atau lebih dari 300 jiwa.

“Pemerintah setempat memastikan distribusi bantuan terus dilakukan,” kata dia.

Dia mengungkapkan bahwa sembari menyalurkan bantuan logistik kepada para korban, tim petugas gabungan juga melangsungkan proses pendataan rumah terdampak tanah longsor.

Dalam hal ini diklasifikasikan mayoritas rumah mengalami kerusakan sedang-berat, khususnya di Desa Mekarbuana dan Sadapaingan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Ciamis yang paling terdampak.

“Di dua desa itu, ada sebanyak 81 keluarga yang terancam dan 59 keluarga terpaksa mengungsi ke tempat pengungsian yang lebih aman,” kata dia.

Abdul menilai reaksi cepat yang dilakukan tim petugas gabungan di bawah koordinasi BPBD Provinsi Jawa Barat patut diapresiasi karena kondisi terkini menunjukkan situasi dari daerah terdampak bencana sudah mulai terkendali.

Hal tersebut ditandai dengan adanya kesigapan dalam mendistribusikan bantuan logistik, mendirikan sejumlah dapur umum, mendata jumlah korban-dampak kerusakannya, hingga menormalisasi jalan penghubung antardesa yang tertimbun material longsor dengan bantuan alat berat.

“Aktivitas warga perlahan kembali normal. Di Ciamis, sebagian warga yang sempat mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing, kecuali mereka yang rumahnya mengalami kerusakan berat,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.