Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Ingatkan Warga Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana di Bogor

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 22:34 WIB | Oleh:
BNPB Ingatkan Warga Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana di Bogor Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bogor memeriksa rumah warga yang rusak setelah diterpa angin kencang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/4) A

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi setelah banjir dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan menyebabkan ratusan warga terdampak.  

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Selasa (29/4), mengatakan banjir terjadi di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, pada Minggu (27/4) akibat hujan deras dengan durasi cukup lama yang memicu luapan aliran Kali Rawa Kalong.  

"Sebanyak 70 unit rumah terendam dan 225 jiwa terdampak. Penanganan darurat dilakukan BPBD Kabupaten Bogor dengan mengerahkan mobil pompa untuk penyedotan air," ujar Abdul.

Ia menambahkan, hingga Senin (28/4) kondisi air di wilayah tersebut mulai berangsur surut, dan akses jalan antar desa sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Selain banjir, sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor juga diterjang angin kencang pada hari yang sama. Lokasi terdampak meliputi Desa Sukaharja di Kecamatan Ciomas dan Desa Cibanteng di Kecamatan Ciampea.  

Data sementara mencatat dua unit rumah mengalami rusak berat, empat unit rumah rusak sedang, dan dua unit rumah rusak ringan. Sebanyak tujuh kepala keluarga atau 27 jiwa terdampak, delapan di antaranya harus mengungsi ke rumah tetangga karena rumah mereka rusak.  

BPBD Kabupaten Bogor terus melakukan asesmen lapangan untuk kaji cepat kebutuhan penanganan darurat serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat pemulihan.

Melihat kondisi ini, Abdul mengungkapkan bahwa masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada masa peralihan musim

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga telah memperingatkan bahwa sebagian besar wilayah Jawa Barat masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

45 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.