Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Sumsel minta warga di tiga kabupaten waspadai angin kencang

📅 Senin, 26 Feb 2024, 16:15 WIB | Oleh:
BMKG Sumsel minta warga di tiga kabupaten waspadai angin kencang Doc: ANTARA/M Imam Pramana
Ket. Suasana langit ketika mendung di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang, Sumatera Selatan

Palembang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan meminta warga di tiga wilayah kabupaten yakni Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara (Muratara), dan Kota Lubuklinggau, agar mewaspadai angin kencang seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada 24 Februari 2024.

"Angin puting beliung di perbatasan Bandung dan Sumedang, Jawa Barat yang merusak 16 rumah tersebut ternyata berpotensi terjadi di Sumsel. Salah satunya yang rawan yakni kawasan Musi Rawas-Lubuklinggau-Muratara, juga beberapa daerah lain," kata Kepala Unit Analisis dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Sinta Andayani dikonfirmasi di Palembang, Senin.

Ia menerangkan bahwa angin puting beliung seperti yang terjadi di Jawa Barat itu bukan suatu fenomena yang baru bagi wilayah Sumsel.

Angin kencang merupakan istilah lain dari angin puting beliung, masyarakat menyebutnya angin puyuh. Fenomena angin memutar dan sering terjadi di wilayah Sumsel. "Istilah angin puting beliung ialah angin kencang yang bergerak melaju secara memutar," katanya.

Ia menyebutkan angin puting beliung dengan kecepatan 120 km/jam sering disebabkan awan Cumulonimbus (CB) dengan durasi cukup lama atau sekitar lima menit hingga 10 menit.

Selain awan CB, penyebab angin ini dipengaruhi letak geografis dan cuaca. BMKG memprediksi, untuk beberapa hari ke depan potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumsel masih tinggi. Kondisi ini pengaruh dari pola angin belokan dan konvergensi di sekitar wilayah Sumsel.

BMKG mengimbau nasyarakat dan instansi terkait tetap siaga bencana karena masih dalam periode musim hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Saat ini kami bisa imbau sampai seminggu ini atau sepekan ke depan. Nanti selanjutnya kami pasti update perkembangan cuacanya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.