Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Angin Kencang Hancurkan Rumah Warga dan Gudang Penyimpanan di Sabu Raijua NTT

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 23:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Angin Kencang Hancurkan Rumah Warga dan Gudang Penyimpanan di Sabu Raijua NTT Doc: Antara
Ket. Gudang penyimpangan yang roboh karena diterjang angin kencang di Sabu Raijua.

Kupang - Polres Sabu Raijua melaporkan hujan disertai angin puting beliung menerjang Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (23/3), mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan milik warga dan gudang penyimpangan.

Kapolres Sabu Raijua AKBP Paulus Naatonis dihubungi dari Kupang, Selasa malam, mengatakan peristiwa yang terjadi itu berlangsung singkat namun berdampak signifikan terhadap bangunan di lokasi kejadian.

“Angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan langsung menerbangkan bangunan yang ada, dengan durasi kejadian hanya sekitar satu menit,” katanya.

Ia menjelaskan gudang utama milik PT Nataga Raihawu Industri (NRI) yang berlokasi di RT 10 RW 05 Kelurahan Mebba mengalami kerusakan paling parah hingga rata dengan tanah.

Bangunan berukuran 20x50 meter dengan tinggi enam meter tersebut roboh akibat terjangan angin kencang, sementara sebagian atap seng dilaporkan terbawa angin hingga sejauh kurang lebih 300 meter dari lokasi.

“Kerugian akibat kerusakan gudang utama tersebut diperkirakan mencapai Rp520 juta,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, gudang penyimpanan bahan bangunan milik warga bernama Donserses Nara Lulu di RT 007 RW 004 juga mengalami kerusakan setelah atapnya diterbangkan angin, dengan kerugian sekitar Rp3,5 juta.

Kerusakan juga terjadi pada bagian teras dan dapur rumah milik Anjas Padji Kana di lokasi yang sama dengan nilai kerugian diperkirakan sekitar Rp3 juta.

Paulus menambahkan saat kejadian terdapat sekitar satu ton garam di dalam gudang utama yang berhasil diamankan oleh pihak pengelola.

Pihak kepolisian, lanjut dia, telah mengambil langkah cepat dengan menerima laporan, mendata,  mengidentifikasi kerugian, dan membuat laporan resmi terkait kejadian tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama saat terjadi hujan dan angin kencang,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.