Brigitte Bardot, Aktris Legendaris Prancis Era 1960-an Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun
📅 Senin, 29 Des 2025, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP
PARIS - Brigitte Bardot, sensasi film Prancis, simbol pembebasan seksual era 1950-an dan 1960-an yang mengubah dirinya menjadi pembela hak-hak hewan dan menganut pandangan sayap kanan, meninggal dunia pada hari Minggu (28/12) pada usia 91 tahun.
Ia meninggal di rumahnya di Saint-Tropez, La Madrague, di French Riviera.
"Yayasan Brigitte Bardot dengan sangat sedih mengumumkan kematian pendiri dan presidennya, Madame Brigitte Bardot, seorang aktris dan penyanyi terkenal di dunia, yang memilih untuk meninggalkan karier bergengsinya untuk mendedikasikan hidup dan energinya untuk kesejahteraan hewan dan yayasannya," demikian pernyataan yang dikirimkan ke AFP.
Yayasan tersebut tidak menyebutkan penyebab kematiannya. Namun, Bardot sempat dirawat di rumah sakit pada bulan Oktober untuk menjalani prosedur "ringan". Saat itu, Bardot mengecam pengguna internet "bodoh" karena berspekulasi bahwa ia telah meninggal.
Penghormatan segera diberikan kepada bintang yang dikenal sebagai "BB" di negara asalnya. Presiden Emmanuel Macron menyebutnya sebagai "legenda" abad ke-20.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seorang reporter AFP di Saint-Tropez melihat mobil jenazah masuk dan keluar dari propertinya, beberapa penggemar datang untuk meletakkan karangan bunga di dekat mobil polisi yang memblokir jalan menuju rumahnya.
Lahir pada 28 September 1934 di Paris, Bardot dibesarkan dalam keluarga Katolik tradisional yang berada.
Menikah empat kali, ia memiliki satu anak, Nicolas-Jacques Charrier, dengan suami keduanya, aktor Jacques Charrier.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bardot menjadi bintang dunia setelah tampil dalam film "And God created Woman" pada tahun 1956, dan kemudian tampil dalam sekitar 50 film lainnya sebelum berhenti berakting pada tahun 1973.
Ia meninggalkan dunia hiburan untuk merawat hewan-hewan terlantar, dengan mengatakan bahwa ia "bosan menjadi cantik setiap hari".
Kecenderungan Sayap Kanan
"Brigitte Bardot mewujudkan kehidupan yang bebas," tulis Macron di X.
Namun, penghormatannya tidak menyebutkan kecenderungan Bardot terhadap pandangan sayap kanan di tahun-tahun setelah kariernya di dunia perfilman, yang membuat banyak penggemarnya kecewa.
Bardot dihukum lima kali karena ujaran kebencian, sebagian besar tentang Muslim, juga penduduk pulau Reunion di Prancis yang ia gambarkan sebagai "biadab".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!