Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Terbaru, Bank Tanah Sediakan Lahan 290 Hektare untuk Proyek Bandara VVIP IKN

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Terbaru, Bank Tanah Sediakan Lahan 290 Hektare untuk Proyek Bandara VVIP IKN Doc: ANTARA/HO-Kementerian PUPR
Ket. Desain Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP Ibu Kota Negara Nusantara.

Jakarta - Berita terbaru, Badan Bank Tanah atau Indonesia Land Bank Authority menyediakan lahan seluas 290,67 hektare untuk pembangunan BandaraVery Very Important Person(VVIP) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Untuk pembangunan proyek Bandara VVIP di IKN Nusantara disediakan lahan seluas 290,67 hektare," ujar Kepala Badan Bank Tanah Parman Nataatmadja kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Parman juga menambahkan bahwa Bank Tanah memberikan tarif nol rupiah untuk lahan proyek pembangunan Bandara VVIP di IKN tersebut.

"Kita berikan tarif nol rupiah untuk Bandara VVIP, hal ini dikarenakan peran dan tugas Bank Tanah sebagailand bankmanakala lahan yang dikelola kemudian dibutuhkan oleh pemerintah maka Bank Tanah memberikannya," katanya.

Pembangunan bandara VVIP IKN tersebut berada di Hak Pengelolaan (HPL) Badan Bank Tanah seluas 4.162 hektare yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Badan Bank Tanah adalah badan khusus (sui generis) yang merupakan Badan Hukum Indonesia yang dibentuk oleh Pemerintah Pusat yang diberi kewenangan khusus untuk mengelola tanah Negara.

Sebagai badan khusus yang dibentuk pemerintah, Badan Bank Tanah memiliki tiga misi antara lain menjalankan berbagai upaya yang terkait dengan operasional Badan untuk kepentingan umum, kepentingan sosial, kepentingan pembangunan, pemerataan ekonomi, konsolidasi lahan dan Reforma Agraria.

Misi berikutnya adalah menjamin ketersediaan tanah untuk pembangunan nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja.

Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023 Tentang Percepatan Pembangunan Dan Pengoperasian Bandar UdaraVery Very Important PersonUntuk Mendukung Ibu Kota Nusantara, percepatan pembangunan dan pengoperasian Bandar Udara VVIP perlu segera dilakukan untuk mendukung pengembangan IKN Nusantara dan pengembangan konektivitas IKN Nusantara.

Bandar Udara VVIP merupakan bandar udara khusus yang digunakan untuk melayani kepentingan kegiatan pemerintahan di IKN Nusantara. Pengadaan tanah untuk pembangunan Bandara VVIP berasal dari tanah yang disediakan oleh Badan Bank Tanah.

Pembangunan Bandara VVIP terdiri atas fasilitas keselamatan dan keamanan, fasilitas sisi udara meliputi landas pacu,runway strip, Runway End Safety Area(RESA),stopway,clearway, landasan hubung (taxiway), dan landasan parkir. Kemudian fasilitas sisi darat, termasuk jalan di dalam kawasan dan jalan akses menuju Bandara VVIP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.