Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Duka, Polsek Kelumpang Selatan Evakuasi Jasad Anak Diterkam Buaya

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka, Polsek Kelumpang Selatan Evakuasi Jasad Anak Diterkam Buaya Doc: ANTARA/HO-Dok. Pribadi
Ket. Seorang warga mengevakuasi jasad MM (12) yang meninggal dunia akibat diterkam buaya di Desa Pantai Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (10/1/2024) malam.

Kotabaru - Polsek Kelumpang Selatan bersama warga mengevakuasi jasad seorang anak MM (12) yang meninggal dunia akibat diterkam buaya di Desa Pantai Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu malam.

Kapolsek Kelumpang Selatan Iptu Agus Suyanto di Kotabaru, Kamis, mengatakan petugas mencari keberadaan MM setelah mendapatkan laporan dari warga.

"Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami langsung turun ke lokasi," ujar Agus.

Agus menjelaskan kronologis kejadian tersebut berawal Samsudin bersama putranya, MM yang masih berstatus pelajar kelas 5 sekolah dasar (SD) pergi ke tambak yang mengalami kebocoran sekitar pukul 19.00 Wita.

Untuk memperbaiki kebocoran tanggul tersebut, Samsudin dan MM menceburkan diri ke dalam tambak, kemudian korban diterkam buaya secara tiba-tiba.

Melihat kejadian tersebut, Samsudin berusaha menolong sang anak agar terlepas dari terkaman buaya dengan cara menebaskan senjata tajam parang ke arah buaya, namun binatang buas tersebut menggigit jari kanan serta pergelangan tangan kiri Samsudin.

"Kemudian buaya tersebut langsung membawa korban MM ke dalam air tambak hingga tidak kelihatan lagi," ujar Agus.

Ia mengungkapkan petugas menemukan korban MM sekitar pukul 21.30 Wita, kemudian jasad korban dievakuasi menggunakan perahu kecil bermesin (kelotok) menuju ke Puskesmas Desa Pantai Kecamatan Kelumpang Selatan untuk visum Et Repertum, serta segera dimakamkan.

Sementara itu, Samsudin masih menjalani perawatan di Puskesmas Desa Pantai karena mengalami luka gigitan buaya di jari sebelah kanan dan pergelangan tangan bagian kiri.

Staf Dinas BKSDA Kabupaten Kotabaru Aditia Rahman mengatakan pihaknya sudah mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati saat berada di area sungai dan danau yang terdapat buaya.

"Selain melakukan imbauan, kami juga memasang pengumuman tempat rawan serangan buaya," kata Aditia.

Pihaknya juga mengakui keterbatasan tempat untuk mengevakuasi buaya yang dilaporkan warga.

"Kami tak memiliki tempat untuk menampung buaya yang kami evakuasi, biasanya kami bawa ke Tanah Bumbu, namun penampungan di sana sudah penuh," ujar Aditia.

Berdasarkan informasi, warga kerap melihat buaya di Kecamatan Kelumpang Selatan, Kelumpang Hilir, Kelumpang Hulu, dan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.