Berharap pada Dua Calon Naturalisasi. Semoga Benar-benar Berkualitas untuk Merebut Tiket Piala Dunia
📅 Kamis, 24 Jul 2025, 18:48 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Penggemar sepak bola tanah air menunggu hara-harap cemas dengan dua nama calon naturalisasi. Diharapkan dua calon tersebut benar-benar berkualitas sehingga bisa membantu merebut tiket Piala Dunia. PSSI sendiri memastikan proses naturalisasi dua pemain baru tim nasional masih menunggu kelengkapan dokumen resmi. Setelah itu baru diumumkan.
“Kami sedang menunggu surat-surat dari dua pemain ini. Naturalisasi harus dilakukan hati-hati. Kami tidak ingin sembarangan karena prototipe yang sudah ada berhasil bergabung karena cinta pada timnas Indonesia, bukan karena alasan komersial,” demikian keterangan dari PSSI, Kamis.
Sebelumnya, PSSI menyatakan tengah berusaha mendatangkan dua pemain naturalisasi baru. Namun sampai saat ini, tidak membocorkan nama-nama pemain naturalisasi baru tersebut. PSSI belum bisa spill karena suratnya belum masuk. PSSI tidak bisa komentari semua rumor.
Respons dari kedua pemain dan orang tuanya positif, tapi kertasnya belum masuk. Tapi diharapkan prosesnya bersama Mauro Zijlstra bisa diregister Agustus untuk disampaikan ke presiden.
Terkait perekrutan pemain-pemain naturalisasi yang dianggap bukan grade A, PSSI mengingatkan bahwa Indonesia saat ini belum memiliki peringkat FIFA yang bagus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Maka, PSSI menunjuk Simon Tahamata sebagai talent pool U-17, U-20, U-23, dan senior. Ini harus dijaga dan lihat. Kalau perkara Grade A dan B, itu sesuai dengan talent pool-nya saja. Yang seperti ini memang perlu disadari. Pemain memilih sebuah negara karena ranking dan kesempatan bermain.
Timnas sendiri masih peringkat 118. Jadi tim kepelatihan, pemain yang memilih kita, patut kita syukuri. Kalau mau lebih tinggi, ya ranking Timnas harus 50 dulu. Sekarang baru 118.
Di sisi lain PSSI berharap dua calon pemain naturalisasi untuk timnas Indonesia berpeluang tampil pada dua laga uji coba tim Garuda melawan Kuwait dan Lebanon di Surabaya September mendatang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tapi ini tergantung pada proses di pemerintah dan DPR. Minggu depan PSSI baru melapor ke presiden. Dua pemain ini untuk mengisi lini depan. Sebab penyerang Timnas Ole Romeny cedera berat disikat secara barbar pemain Arema, Paolinho. Ini terjadi hanya dalam Piala Presiden.
Keduanya untuk lini depan kaerna lini belakang, tengah, cukup banyak pemain. Yang kurang penyerang di depan. Dengan kehadiran dua nama baru itu, maka timnas Indonesia dalam waktu dekat akan kedatangan tiga pemain anyar. Sebelum dua pemain itu, PSSI memastikan tim Garuda akan kedatangan striker Mauro Zijlstra yang bermain di Belanda bersama FC Volendam.
Tak hanya di tim senior, Zijlstra juga diproyeksikan untuk memperkuat timnas U-23 yang pada bulan September nanti akan memainkan laga kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Adapun dua laga uji coba melawan Kuwait dan Lebanon adalah bagian persiapan timnas Indonesia sebelum mereka melakoni putaran keempat Piala Dunia 2026 pada Oktober.
Di babak kualifikasi ini, Indonesia tergabung di Grup B bersama tuan rumah Arab Saudi dan Irak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!