Belitung Siap Bentuk Satgas Antipremanisme
📅 Rabu, 14 Mei 2025, 16:05 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
TANJUNGPANDAN - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), siap membentuk satuan tugas (satgas) anti premanisme di daerah itu guna menciptakan kondisi daerah yang tertib.
Kepala Bidang Politik dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Belitung, Dedy Kurniawan mengatakan pembentukan satgas anti premanisme ini guna menindaklanjuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
"Saat ini ada perintah dari Mendagri untuk pembentukan satgas anti premanisme yang memang akan dibentuk di seluruh daerah Indonesia," katanya di Tanjungpandan, Rabu (14/5).
Menurut dia, saat ini proses pembentukan satgas anti premanisme tersebut sedang berproses karena merupakan amanat dari Mendagri. “Satgas ini harus terbentuk dan harus segera bekerja terlepas ada atau tidak ada kejadian jadi kami melakukan upaya preventif atau pencegahan terhadap aksi-aksi premanisme,” ujarnya.
Dedy menambahkan, satgas anti premanisme nantinya akan melibatkan lintas sektor mulai dari pemerintah daerah sendiri dan Forkopimda seperti Polisi, TNI, Kejaksaan, dan Badan Intelijen Negara (BIN). “Sekarang satgas ini sedang kami gencarkan pembentukannya,” kata Dedy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, situasi dan kondisi di Belitung saat ini memang cukup kondusif dan belum ada kejadian ataupun aksi tindakan premanisme oleh oknum anggota ormas di daerah itu.
Namun, kata Dedy, tidak ada kejadian aksi premanisme di Belitung bukan berarti pihaknya menjadi lengah akan tetapi harus tetap waspada. “Kalau di Belitung memang belum urgen, berbeda dengan daerah lain yang kepentingannya sudah mendesak dan aksi-aksi premanisme harus segera ditangani dan diberantas,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya saat ini juga sedang melakukan pemutakhiran data ormas guna mengetahui mana ormas yang masih aktif dan tidak aktif lagi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mengimbau agar anggota ormas di daerah itu tidak melakukan aksi atau tindakan yang mengarah kepada premanisme karena bertolak belakang dengan tugas dan fungsi ormas itu sendiri.
“Ormas itu fungsinya sangat baik menampung aspirasi masyarakat dan berpartisipasi dalam pembangunan jadi kembalilah ke filosofi awalnya untuk apa jangan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan golongan tertentu yang mengatasnamakan ormas yang jeleknya kena ormas semua, padahal ormas itu tidak selalu negatif,” katanya.
Di sisi lain, Dedy juga mengajak masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan aksi premanisme yang mengatasnamakan ormas di daerah itu. “Kami mengajak masyarakat untuk ikut memantau dan menyampaikan ke Kesbangpol Belitung, kami memang nanti berencana akan membuka tempat pengaduan atau semacam hotline sehingga lebih mudah masyarakat mengadukan tindakan ormas-ormas yang dalam tanda kutip mengarah ke premanisme,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!