Bayern Munich Harus Membalikkan Situasi
📅 Selasa, 05 Mar 2024, 07:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Filippo MONTEFORTE / AFP
MUNICH - Tertinggal satu gol dalam pertandingan leg pertama bulan lalu di Roma, Bayern Munich bertekad membalikkan situasi saat menghadapi Lazio di babak 16 besar Liga Champions, Rabu (6/3) dini hari WIB.
Kalau Lazio memegang keunggulan untuk melaju ke babak perempat final untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir, Bayern telah mencapai tahap tersebut dalam tiga tahun berturut-turut. Kini tim juara bertahan Bundesliga itu mengincar mahkota Eropa ketujuh.
Setelah lolos dari Grup A, menduduki puncak klasemen dengan selisih delapan poin, Bayern Munich berharap bisa melaju dengan nyaman ke tahap akhir Liga Champions. Namun dia mengalami kemunduran serius di Stadio Olimpico, kalah 1-0.
Titik balik terjadi di pertengahan babak kedua dalam pertandingan yang berlangsung sengit, ketika Dayot Upamecano dikeluarkan dan Bayern dihukum penalti. Kapten Lazio Ciro Immobile mengonversi dengan tenang dari titik penalti.
Segera setelah itu, diumumkan bahwa pelatih Bayern Thomas Tuchel harus meninggalkan Bavaria di akhir musim. Tuchel membawa Paris Saint-Germain ke final Liga Champions 2020 dan membawa Chelsea meraih trofi satu tahun kemudian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tapi waktunya di Munich tidak berjalan semulus itu. Klub berjuluk Die Roten itumembuntuti pemimpin klasemen Bundesliga Bayer Leverkusen dengan selisih 10 poin.
Dia hanya memenangkan satu laga dalam lima pertandingan terakhir. Bayern juga hanya mampu bermain imbang 2-2 kontra Freiburg akhir pekan lalu.
Bayern telah tersingkir dari DFB-Pokal (Piala Jerman) dan kalah di DFL-Supercup (Piala Super Jerman) dari Leipzig. Situasi itu membuat prospek musim tanpa trofi tampak besar. Dengan trofi yang dipandang sebagai persyaratan di setiap musim, maka tekanan ada di juara Eropa enam kali itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Klub raksasa Jerman ini sebelumnya hanya kalah satu kali dari 11 pertandingan terakhir di babak 16 besar Liga Champions ini. Dia juga tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan kandang di kompetisi tersebut, memenangkan 10 kali.
Namun, sejarah menunjukkan bahwa melakukan kebangkitan leg kedua mungkin tidak semudah itu. Bayern tersingkir dari tujuh pertandingan terakhir di Liga Champions ketika kalah di leg pertama.
Kembali ke fase gugur Liga Champions setelah perjalanan penting melalui Grup E, Lazio kini mendekat ke perempat final. Tim asuhan Maurizio Sarri memimpin jelang lawatan ke Bavaria.
Dalam dua kesempatan sebelumnya Lazio mencapai titik ini di turnamen klub papan atas UEFA, Lazio tersingkir. Lazio disingkirkan Valencia tahun 2000 dan kemudian Bayern Munich tahun 2021. Tiga tahun lalu, Bayern memenangkan kedua leg pertandingan babak 16 besar melawan Lazio.
Di semua kompetisi Eropa, Lazio telah lolos dari 12 dari 13 pertandingan sistem gugur terakhir setelah memenangkan leg pertama. Tim asuhan Sarri kalah dalam separuh pertandingan tandang di Serie A musim ini dan cenderung tidak meraih hasil bagus di laga tandang.
PSG Unggul
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!