Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Rob Mulai Serang, Modifikasi Cuaca Dilakukan

📅 Kamis, 04 Des 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Rob Mulai Serang, Modifikasi Cuaca Dilakukan Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan sambutan di ruang Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12).

JAKARTA – Beberapa wilayah Jakarta Utara mulai diserang banjir rob. Untuk mengantisipasi banjir lebih parah, Pemprov Jakarta melakukan modifikasi cuaca. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, modifikasi cuaca akan kembali dilakukan untuk mengantisipasi prakiraan peningkatan curah hujan.

“Menghadapi cuaca yang mungkin curah hujannya akan meningkat pada pekan kedua bulan Desember sampai Januari, akan diadakan modifikasi cuaca untuk antisipai,” jelas Pramono, Rabu. Selain melakukan modifikasi cuaca, dia juga telah minta kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta agar menyiapkan pompa air sebagai antisipasi banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta pun diminta untuk bersiap menghadapi prakiraan cuaca tersebut. Lebih lanjut, Pramono mengaku sudah menyetujui dan melakukan penandatanganan penlock untuk penyelesaian normalisasi Kali Ciliwung dan Kali Krukut.

Menurutnya, saat ini sudah ada 14 lokasi penlock yang telah disetujui. Ke depannya, dia akan menambah titik penlock untuk normalisasi Kali Ciliwung. Namun, dia belum dapat merinci jumlah titiknya. “Mudah-mudahan, persiapan sejak dini akan membuat Jakarta bisa mengantisipasi banjir,” ujar Pramono.

Rob Serang 

Sementar aitu, banjir rob atau banjir pesisir mulai menyerang, antara lain, merendam Jalan RE Martadinata, di depan Jakarta International Stadium (JIS), Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu. “Terdapat genangan banjir di Jalan RE Martadinata 10 sentimeter,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Rabu.

Petugas lalu menangani genangan tersebut. Yohan menegaskan berkolaborasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Papanggo dalam mengatasi banjir rob itu. Sementara itu, status tinggi muka air (TMA) Pasar Ikan sempat menyentuh 250 sentimeter dengan status Siaga 2.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini, banjir rob diprediksi terjadi 1-8 Desember akibat fenomena pasang maksimum air laut. Hal ini bersamaan dengan fenomena Fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.