Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir dan Longsor Ancam Warga Lebak

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 16:19 WIB | Oleh:
Banjir dan Longsor Ancam Warga Lebak Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Sejumlah orang berjalan di genangan air di pemukiman warga Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Bantan dampak curah hujan tinggi.

Lebak -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten meminta masyarakat setempat mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor karena curah hujan cenderung meningkat.
  
"Kita pagi ini dilanda hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Selasa.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), beberapa hari ke depan terjadi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir di daerah itu.

Petugas BPBD Lebak dengan relawan tangguh bencana bersiaga 24 jam di posko utama guna melakukan penanganan secara cepat jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

Ia mengatakan curah hujan yang tinggi biasanya menimbulkan banjir dan longsor di daerah setempat.

"Kami bersama petugas dan relawan saling bergantian di posko utama guna melayani masyarakat akibat cuaca ekstrem itu," katanya.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan masyarakat terkait dengan bencana alam, meski terjadi curah hujan tinggi.

BPBD Lebak selalu menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat agar siaga dan waspada jika terjadi cuaca ekstrem.

Penyampaian peringatan itu, kata dia, agar masyarakat di daerah ini tidak menjadi korban bencana alam.

"Kami berharap curah hujan tinggi tidak menimbulkan bencana alam," katanya.

Johan (35) Seorang warga Kompleks Pendidikan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Johan (35), mengakui mewaspadai rumahnya tergenang banjir karena curah hujan pagi ini cenderung meningkat.

Biasanya, katanya, banjir di wilayah itu akibat tumpukan sampah di drainase sehingga arus air tidak berjalan lancar.

"Kami berharap curah hujan tidak berlangsung hingga siang hari, karena dipastikan rumahnya tergenang banjir," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.