Badan Geologi sebut kegempaan Gunung Lewotobi Laki-laki masih tinggi
📅 Senin, 24 Jun 2024, 16:10 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Kupang - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut jumlah gempa pada Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tinggi pada periode 16-22 Juni 2024.
"Gempa-gempa pada periode ini tercatat masih tinggi dilihat dari jumlah gempa erupsi dan gempa vulkanik dangkal yang meningkat signifikan dibandingkan dengan periode sebelumnya," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Hendra Gunawan dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Senin.
Berdasarkan pengamatan instrumental pada periode 16-22 Juni 2024, tercatat ada 45 kali gempa letusan, 469 kali vulkanik dangkal, dan 118 kali vulkanik dalam.
Angka itu naik signifikan dari jumlah kegempaan pada periode 1-15 Juni 2024 yang tercatat menunjukkan 32 kali gempa letusan, 271 kali vulkanik dangkal, dan 113 kali vulkanik dalam.
"Gempa vulkanik dalam yang masih fluktuatif mengindikasikan masih ada suplai dari dalam sehingga masih ada kemungkinan terjadi erupsi," ujar Hendra.
Lebih lanjut ia menjelaskan pengamatan secara visual menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi yang ditandai dengan erupsi intensitas 5-7 kali setiap hari dengan tinggi kolom erupsi rata-rata 100-1.000 meter dari puncak gunung.
Selain itu, gempa low frekuensi juga terekam pada periode itu sebanyak 11 kali yang mengindikasikan material magma dari dalam mengalami perpindahan ke arah permukaan.
Selanjutnya ada juga guguran yang meningkat dari periode sebelumnya yang menunjukkan aktivitas lebih banyak berada pada permukaan dekat pusat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Data dari visualdronemenunjukkan perubahan pusat aktivitas erupsi berada pada rekahan bagian barat laut dari kawah Utama Gunung Lewotobi Laki-laki," katanya.
Dengan hasil analisis dan evaluasi tersebut, Badan Geologi masih mempertahankan tingkat aktivitas gunung pada Level III atau Siaga.
"Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 km dari pusat erupsi, serta sektoral 4 km pada arah utara-timur Laut dan 5 km pada sektor timur laut," kata Hendra mengingatkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!