Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Odol, Kemenhub Optimalkan Jembatan Timbang

📅 Sabtu, 12 Jul 2025, 16:06 WIB | Oleh:
Atasi Odol, Kemenhub Optimalkan Jembatan Timbang Doc: Dok. Istimewa

BOGOR - Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub terus berupaya menangani angkutan lebih dimensi dan lebih muatan atau Odol. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran dan fungsi Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang.

“Ini merupakan simpul pengawasan yang krusial untuk memastikan setiap angkutan barang dalam pergerakannya mematuhi ketentuan dimensi dan muatan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kami terus memperkuat peranan UPPKB melalui peningkatan fasilitas, teknologi, dan sumber daya manusia, serta penegakan hukum yang tegas dan konsisten,” kata Dirjen Perhubungan Darat, Aan Suhanan saat Kunker Spesifik bersama Komisi V DPR di UPPKB Kemang, Kab. Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Dari 89 UPPKB yang saat ini beroperasi di seluruh wilayah Indonesia, Aan menyebut UPPKB Kemang sebagai garda terdepan dalam* menangani angkutan over dimension over load (ODOL). Berdasarkan data Januari-Juli 2025, UPPKB Kemang telah memeriksa 23.867 kendaraan dengan 1.410 kendaraan yang melanggar.

“UPPKB Kemang, merupakan salah satu garda terdepan dalam implementasi program Zero ODOL. Sebagai salah satu UPPKB yang berada dalam lintasan strategis, UPPKB Kemang memegang peran vital dalam mengawasi kendaraan barang yang berpotensi masuk dan menuju Jakarta atau Tangerang,” ujar Aan.

Sementara itu, Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Toni Tauladan menjelaskan UPPKB Kemang saat ini telah memiliki jembatan timbang online (JTO) yang terintegrasi dengan aplikasi Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-E) dan JTO sentral di Kemenhub. Nantinya, Ditjen Hubdat akan melengkapi fasilitas UPPKB Kemang dengan memasang alat penimbangan dinamis atau Weigh in Motion_(WIM).

“Ke depan untuk meminimalisir antrean kendaraan, kami rencanakan untuk pemasangan WIM. Alat ini bisa mengcapture sambil kendaraan berjalan, itu yang akan kami tindak lanjut tidak hanya di sini tapi juga termasuk di UPPKB lain,” kata Toni.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw juga mengingatkan Kemenhub untuk terus memperkuat pengawasan pergerakan angkutan barang di UPPKB. Ia menilai pengawasan yang baik terhadap angkutan barang di UPPKB dapat meminimalisir keberadaan kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan yang dapat merugikan masyarakat pengguna jalan umum lainnya.

“Lemahnya pengawasan di Jembatan Timbang akan membuka celah bagi oknum melakukan transaksi ilegal agar truk over dimension over load bisa lolos. Hal ini berpotensi akan merusak integritas sistem transportasi dan menurunkan kepercayaan publik,” ucap Roberth.

Untuk itu, Aan pun berharap seluruh pemangku kepentingan, seperti operator angkutan, penegak hukum, termasuk DPR RI bisa berkolaborasi dalam mewujudkan zero over dimension over load.

“Kami menyadari mewujudkan Zero over dimension over load adalah pekerjaan besar dan diperlukan sinergi serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Kami terus mendorong kesadaran dan kepatuhan dari para pelaku usaha angkutan barang agar secara proaktif ikut serta dalam upaya penataan ini,” pungkas Aan.

Tak hanya di UPPKB Kemang, upaya pengawasan kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan juga dilakukan secara nasional di UPPKB yang beroperasi. Berdasarkan data Ditjen Hubdat, selama periode Januari-Juni 2025 tercatat 1.223.961 kendaraan telah diperiksa dengan 300.427 kendaraan yang melanggar (24,55%). 

Mayoritas pelanggaran berkaitan dengan kendaraan yang melanggar ketentuan daya angkut, yakni sebesar 59%, dengan persentase kelebihan muatan dari 5% hingga lebih dari 100%.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

28 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.