Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul Diharapkan Dongkrak Kesejahteraan Nelayan Pesisir

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul Diharapkan Dongkrak Kesejahteraan Nelayan Pesisir Doc: Antara
Ket. Perahu nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari Srandakan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kelurahan Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diharapkan dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.

"Kampung nelayan ini menjadi harapan untuk mendongkrak kesejahteraan nelayan maupun masyarakat di pesisir selatan," kata Ketua KNMP Poncosari Paijan di Bantul, Kamis (5/3).

Menurut dia, terlebih KNMP Poncosari yang telah selesai pembangunannya dan menjadi satu-satunya di DIY itu dilengkapi sarana dan prasarana yang cukup lengkap.

"Sarana pertama ada selter pendaratan ikan. Jadi harapannya, kapal itu setelah mendarat, ikan dimasukkan ke selter. Lalu diletakkan ke dalam cool box sebagai pengamanan awal supaya ikan tidak rusak," katanya.

Sementara di sisi utara, menurut dia, terdapat pabrik es yang memudahkan nelayan menyimpan ikan di kotak pendingin atau cool box, kemudian setelah itu ikan dipindahkan ke gudang beku.

Sarana lainnya adalah bengkel nelayan di KNMP Poncosari yang mempermudah nelayan untuk memperbaiki kapalnya, bahkan, tersedia pula fasilitas pembuatan kapal. Sebab, selama ini, jika ada kerusakan kapal terutama pada mesin, nelayan harus ke Cilacap, Jawa Tengah.

"Ada juga selter jaring. Karena kan di sini itu alat tangkap utamanya adalah jaring. Selain itu, ada juga balai nelayan dan kios perbekalan yang menyediakan kebutuhan nelayan serta keluarganya," katanya.

Menurut dia, saat ini jumlah nelayan yang ada di kawasan pesisir Poncosari sebanyak 134 nelayan. Dari jumlah tersebut, 74 nelayan di antaranya telah tergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Poncosari sebagai pengelola KNMP.

"Harapannya masih akan terus bertambah jumlah keanggotaannya. Karena harapannya semua nelayan di Poncosari yang memanfaatkan KNMP, juga terdaftar di koperasi," katanya.

Ia berharap, ke depan di KNMP Poncosari juga dilengkapi dengan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN), dan asuransi nelayan, dikarenakan pekerjaan di laut tersebut juga memiliki risiko tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.