Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Banjir, Pemkot Malang Siapkan Pembangunan Mini Bozem

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Banjir, Pemkot Malang Siapkan Pembangunan Mini Bozem Doc: Antara
Ket. Personel BPBD Kota Malang melakukan asesmen di alah satu lokasi banjir yang disebabkan hujan dengan intensitas tinggi di Kota Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Malang, Jawa Timur - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan pembangunan mini bozem sebagai upaya memaksimalkan penanganan banjir di sejumlah wilayah rawan, seperti Jalan Galunggung, Jalan Bareng, Jalan IR Rais, hingga Jalan Langsep.

Kepala.Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Djulharjanto, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (14/1), mengatakan, proyek pembangunan mini bozem ini ditempatkan di Jalan Bondowoso dan berfungsi menjadi penangkap air hujan sebelum dialirkan ke drainase di lokasi tersebut.

"Bozem di Bondowoso konsepnya mini bozem. Nanti, air ditangkap terlebih dahulu sebagai antrean sebelum masuk ke saluran Bondowoso yang baru," kata Dandung.

Aliran air yang keluar dari saluran di Jalan Bondowoso langsung diarahkan masuk menuju ke Sungai Metro yang letaknya berada di wilayah Tidar, Kota Malang.

Pembangunan mini bozem menggunakan box culvert berukuran sekitar 2,5 meter hingga tiga meter.

Saat ini, pemerintah kota setempat melalui dinas terkait masih akan terlebih dahulu melakukan kajian pembangunan, termasuk untuk menentukan teknis mengenai daya tampung di mini bozem.

Kemudian, pihaknya masih menunggu pengadaan dan proses lelang oleh pemerintah pusat.

Pembangunan mini bozem menjadi bagian program National Urban Flood Resilience Project (NUREP), di mana pendanaannya mendapatkan dukungan dari Bank Dunia.

Dia menyampaikan bahwa apabila seluruh proses berjalan tanpa hambatan, maka dimungkinkan penandatangan kontrak terlaksana antara akhir Februari atau awal Maret 2026.

Masa pengerjaan pembangunan mini bozem ditargetkan tuntas keseluruhan pada awal 2027.

"Pekerjaan dilakukan di tengah jalan dan memanfaatkan lokasi yang sebelumnya dipakai untuk jacking (struktur bawah tanah), nanti akan kami angkat," ujar dia.

Proyek ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret terhadap pengentasan persoalan banjir dan genangan saat hujan deras melanda yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Malang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.