Alonso Ragu Aston Martin Bisa Menyelesaikan GP China Usai Awal Musim Buruk
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 09:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MELBOURNE — Pembalap veteran asal Spanyol Fernando Alonso meragukan kemampuan tim Aston Martin untuk menuntaskan balapan pada seri berikutnya di Chinese Grand Prix setelah mengalami awal musim yang buruk di Australia.
Tim yang kini bermitra secara eksklusif dengan Honda itu menghadapi masalah serius pada unit tenaga saat seri pembuka Australian Grand Prix di Melbourne, Minggu. Alonso dan rekan setimnya, Lance Stroll, sama-sama gagal finis setelah mengalami gangguan pada power unit yang menyebabkan getaran hebat dan membatasi jumlah lap yang dapat mereka jalani.
Kepala tim Adrian Newey sebelumnya mengungkap bahwa getaran yang merambat melalui setir bahkan berpotensi menimbulkan kerusakan saraf pada pembalap jika mereka memaksakan diri melaju lebih dari 25 lap secara beruntun.
Newey juga mengungkapkan bahwa Honda membawa empat baterai ke Melbourne, tetapi dua di antaranya sudah mengalami kerusakan, sehingga hanya tersisa baterai yang terpasang di mobil.
Musim ini menandai dimulainya era baru mesin dan sasis di Formula One. Bersamaan dengan perubahan regulasi tersebut, Aston Martin juga memulai kemitraan baru dengan Honda sebagai pemasok mesin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam balapan di Melbourne, Alonso dan Stroll sempat kembali ke garasi sebelum akhirnya kembali ke lintasan, tetapi keduanya akhirnya memilih mengakhiri balapan lebih awal.
“Balapan kali ini terutama menjadi kesempatan untuk mempelajari lebih jauh mobil AMR26. Kedua mobil sempat start, tetapi ketika jelas kami tidak bisa bersaing memperebutkan poin, kami memutuskan masuk pit untuk memeriksa mobil,” kata Newey. “Tim kemudian meminta Fernando menghentikan mobil untuk menjaga komponen.”
Alonso mengakui seluruh tim sedang bekerja keras memperbaiki situasi dan menilai kondisi mobil sudah sedikit lebih baik dibanding saat uji coba pramusim di Bahrain Grand Prix.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun ketika ditanya apakah Aston Martin mampu menyelesaikan balapan penuh di China, juara dunia dua kali itu bersikap realistis.
“Saya rasa itu akan cukup optimistis, tetapi setidaknya kami bisa mencoba,” ujar Alonso kepada Sky Sports.
“Kami masih kekurangan komponen untuk balapan di China karena waktunya hanya seminggu lagi. Untuk Bahrain nanti kabarnya akan ada tambahan baterai dan stok komponen, jadi di China kami mungkin akan mengambil lebih banyak risiko pada hari Minggu.”
Setelah seri di China, kalender F1 akan berlanjut ke Japanese Grand Prix di Suzuka, balapan kandang bagi Honda.
Sementara itu, Honda menilai balapan di Melbourne tetap memberikan perkembangan positif. Direktur proyek Honda Shintaro Orihara mengatakan data yang diperoleh menunjukkan adanya kemajuan dalam hal keandalan baterai.
“Ajang ini sangat penting bagi kami untuk mengevaluasi keandalan baterai,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!