Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Asuransi MSIG Tersedia di 20.000 Rumah Sakit

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 19:46 WIB | Oleh:
Asuransi MSIG Tersedia di 20.000 Rumah Sakit Doc: istimewa
Ket. Suami-istri sedang mengakses aplikasi VEGA by MSIG Life. Teknologi digital ini dirancang untuk membantu nasabah mendapatkan informasi polis, melakukan pembayaran premi top-up, melakukan transaksi finansial hingga mengajukan eClaim

JAKARTA - Untuk memberi layanan yang prima, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) perusahaan meningkatkan kualitas pelayanan dan dukungan terhadap nasabah. Beberapa di antaranya melalui jaringan kerja sama rumah sakit yang luas, dengan total lebih dari 20.000 Rumah Sakit/Klinik rekanan di seluruh dunia.

"Selain itu juga menciptakan beragam inovasi seperti layanan Hospital Express Discharge, aplikasi VEGA by MSIG Life, dan aplikasi MyFit+ by MSIG Life," kata Presiden Direktur & CEO MSIG Life Wianto Chen melalui siaran pers, Kamis (29/2).

Melalui layanan Hospital Express Discharge yang bekerja sama dengan Global Excel Indonesia, nasabah dapat pulang dari Rumah Sakit hingga kurang dari 1 jam, pasca rawat inap. Melalui aplikasi VEGA by MSIG Life nasabah dapat mengakses polis kapan pun dan di mana pun dengan mudah.

Selain itu juga membantu nasabah mendapatkan informasi polis, melakukan pembayaran premi top-up, melakukan transaksi finansial hingga mengajukan eClaim. Sementara itu, aplikasi MyFit+ by MSIG Life mengajak masyarakat Indonesia dan nasabah untuk hidup lebih sehat.

"Kami memastikan polis selalu tetap aktif, agar nasabah dan keluarga senantiasa terlindungi dalam kondisi menantang sekalipun. MSIG Life menyampaikan terima kasih kepada para Nasabah yang telah mempercayakan kami sebagai Trusted Partner yang andal dalam menghadirkan perlindungan sesuai langkah hidup mereka, sehingga dapat menjalani hidup sepenuhnya," tutup Wianto.

Klaim 608 Miliar

Selain berusaha menawarkan yang unggul, MSIG Life mengumumkan jumlah pembayaran total klaim kesehatan dan meninggal dunia sepanjang 2023 serta tren klaim kesehatan di Perusahaan. Sepanjang 2023 perusahaan ini telah membayarkan total klaim kesehatan dan meninggal dunia lebih dari 608 miliar rupiah.

"Pemnayaran ini sebagai wujud komitmen untuk menjaga ketahanan finansial nasabah dan keluarga mereka tetap kokoh di tengah terjadinya risiko," kata Wianto.

Untuk dapat terus mewujudkan komitmen perlindungan hingga di masa depan, MSIG Life didukung oleh kondisi finansial yang sehat dan kuat, salah satunya tercermin dari RBC sebesar 2, 014 persen atau di atas persyaratan minimum dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Wianto lebih lanjut menerangkan bahwa pembayaran klaim kesehatan meningkat sebesar 39 persen sepanjang 2023. Penyakit yang paling banyak diklaim oleh nasabah individu dan nasabah kumpulan MSIG Life, antara lain kanker, penyakit jantung, penyakit tulang dan sendi, penyakit pencernaan, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.