Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trauma Healing Pascabencana, Remaja di Tanah Datar Tampilkan Tari Sambut Perantau

📅 Minggu, 22 Mar 2026, 21:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trauma Healing Pascabencana, Remaja di Tanah Datar Tampilkan Tari Sambut Perantau Doc: Antara
Ket. Sekelompok remaja menampilkan tarian tradisional di pinggir jalan di Pasar Malalo, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (22/3).

Tanah Datar - Sanggar tari di Malalo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menyambut kedatangan perantau ke kampung halaman dengan menampilkan tari-tarian yang sekaligus menjadi media trauma ​​​healing bagi remaja pascabencana hidrometeorologi.

Sekelompok remaja dari Sanggar Seni Banda Sawah Pinang menampilkan tarian tersebut pada Minggu (22/3) sore di pinggir jalan di Pasar Malalo, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

Wirda, pengurus sanggar, menuturkan banjir bandang dan longsor yang menimpa wilayah mereka cukup menimbulkan luka dalam bagi anak-anak dan usia remaja. Oleh sebab itu, dia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi para remaja untuk sejenak melupakan trauma yang dialami.

“Habis bencana, anak ini mentalnya pada kena. Terus ini bisa mengalihkan pikiran anak-anak, karena ada latihan, ada semacam tampil gini, jadi mereka lupa dengan trauma kemarin,” katanya.

Wirda menjelaskan bahwa anak-anak sanggar menggelar pertunjukan pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB selama dua hari berturut-turut di dua lokasi berbeda. Ia juga menyampaikan bahwa sanggar selalu siap memenuhi permintaan tampil, termasuk dalam agenda penyambutan kegiatan pulang bersama, dengan menghadirkan penampilan terbaik.

Penampilan yang menampilkan busana adat khas Ranah Minang tersebut bertepatan dengan agenda tiga tahunan, yang pada tahun ini sekaligus bersamaan dengan kegiatan pulang bersama yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Malalo (IKMAL).

“Setiap tahun memang tampil seperti ini. Terus sekalian ini pulang basamo tambah meriah. Dilaksanakannya memang di hari pertama Lebaran dan hari kedua,” ucapnya.

Adapun Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, menjadi daerah terdampak bencana dengan jumlah kerusakan cukup banyak di Sumatera Barat.

Di Nagari Guguak Malalo, sebanyak 144 unit bangunan mengalami kerusakan dengan total kerugian mencapai Rp17,2 miliar. Sedangkan di Nagari Padang Laweh Malalo, sebanyak 20 unit bangunan terdampak dengan kerugian Rp4,5 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.